Liverpool Juara Tanpa Fans, McManaman Itu Sedikit Mengecewakan

Berita Sepakbola, – Pimpinan klasemen sementara Liga Primer Inggris, Liverpool kemungkinan besar akan meraih trofi juara di akhir musim nanti. Namun, tim asal Merseyside ini dipastikan tak akan didampingi para penggemar setia secara langsung ketika mengangkat piala. Menurut salah satu legenda mereka, hal ini akan sedikit mengecewakan bagi The Reds.

Fans Absen, Perayaan Gelar Liverpool Hambar

Liga Primer Inggris yang telah lama vakum dijadwalkan akan kembali menggelar pertandingan mulai pekan depan. Menyusul keputusan ini, sang pimpinan klasemen, Liverpool kini dapat bernapas lega. Usai terancam batal meraih gelar, kini peluang mereka mengangkat trofi Liga Inggris semakin terbuka lebar.

Jika di akhir musim nanti, Liverpool keluar sebagai juara, maka ini akan jadi kali pertama mereka menjuarai Liga Inggris sejak 30 tahun terakhir. Berita ini tentu sangat menggembirakan bagi seluruh pendukung The Reds. Sayangnya, para fans dapat dipastikan tak akan hadir langsung saat momen pengangkatan trofi nanti.

Tanpa kehadiran para fans, skuad The Reds pasti akan merasa ada sesuatu yang kurang saat mengangkat gelar juara nanti. Absennya para pendukung juga dinilai merusak perayaan gelar juara armada Jürgen Klopp. Setidaknya itulah yang berusaha diungkapkan salah satu legenda Liverpool yang dulunya bermain sebagai gelandang, Steve McManaman.

Pria berusia 48 tahun tersebut mengatakan bahwa keberhasilan Liverpool menjuarai Liga Inggris pasti akan sangat menakjubkan bagi mantan klubnya tersebut. Tapi, ia sedih karena tak akan ada fans yang menghadiri momen penyerahan piala nanti. Meski sedih, ia berharap agar para fans dapat merayakannya di lain waktu, saat keadaan sudah lebih baik.

Kepada BBC Radio 5 Live, McManaman mengatakan, “Akan sangat hebat jika itu (Liverpool menjuarai EPL) terjadi. Tapi, para penggemar tak akan hadir di sana dan menyaksikan momen tersebut. Mungkin, di lain waktu, para penggemar akan mendapat izin. Mereka dapat merayakan seperlunya dan menggelar parade di sekitar kota.”

“Tapi, kau telah melihat reaksi para penggemar ketika Liverpool membawa pulang titel Liga Champions.” Tambah mantan gelandang Liverpool tersebut. “Jika mereka memenangkan Liga setelah puasa 30 tahun, mereka akan merayakannya. Tapi, itu tak akan sama rasanya dengan merayakannya bersama tim di kandang.”

Liverpool Berpeluang Pecahkan Rekor Baru

Selain mengungkapkan kesedihannya terkait absennya para fans, McManaman juga mengomentari rekor yang dapat dipecahkan mantan klubnya tersebut. Jika memenangkan seluruh sisa pertandingan, maka The Reds akan mendapat 109 poin. Rekor ini akan menjadikan mereka sebagai pengoleksi poin terbanyak dalam semusim, mengalahkan rekor Manchester City dengan 100 poin, pada 2017/2018.

Sebelum kompetisi dihentikan akibat pandemi virus Corona, Liverpool tumbang di tangan Watford. Kekalahan ini membuat The Reds tak bisa samai rekor Arsenal yang tak pernah terkalahkan sepanjang musim 2003/2004. Tapi, bagi McManaman, mantan timnya itu masih punya rekor poin terbanyak yang sangat fenomenal.

“Rekor liga mereka sangat fenomenal. Tim hebat akan bermain untuk menang dan menjadi juara di musim itu. Tapi, dalam semusim, Liverpool telah menunjukkan yang terbaik. Laga pertama adalah laga derby, jadi mereka harus tetap melaju. Dan saya ingin mereka berpikir, ‘Kita punya sembilan laga tersisa, jadi kita ingin mengalahkan rekor Manchester City.’”

Liverpool sendiri akan kembali bermain di Liga Primer Inggris usai pandemi dengan menghadapi rival sekota mereka, Everton pada Senin (22/6) di Goodison Park. Mereka bisa saja mengunci gelar juara di laga ini. Namun, gelar baru akan menjadi milik Liverpool apabila Manchester City kalah dari Arsenal pada Kamis (18/6).

Berita SepakbolaLiverpoolSteve McManaman
Comments (0)
Add Comment