Luka Jovic Tersandung Masalah Karena Tidak Mengisolasi Diri

Berita Sepakbola – Mantan pemain Eintracht Frankfurt yaitu Luka Jovic harus dikritik berbagai pihak karena tindakannya beberapa waktu lalu. Penyerang asal Serbia tersebut melanggar aturan dari Real Madrid yang mengharuskannya untuk sementara waktu mengisolasi diri di rumah.

Sebelumnya Luka Jovic meminta izin untuk pulang ke Serbia karena saat ini sedang libur kompetisi. Namun Real Madrid memberinya syarat untuk tidak keluar rumah selama penyebaran Covid-19 ini terus berlangsung.

Luka Jovic Tidak Diizinkan Kembali Ke Spanyol

Hampir semua negara di Eropa saat ini melarang orang masuk maupun keluar negaranya menyusul masih terjadinya penyebaran Covid-19. Tidak terkecuali bagi Serbia yang tidak menginginkan warganya terjangkit virus tersebut.

Dengan begitu, Serbia pun menutup negaranya hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Dan negara tersebut melarang semua warganya untuk keluar negeri.

Begitupun dengan Luka Jovic yang baru saja pulang ke Serbia beberapa waktu lalu. Tentu mantan pemain Eintracht Frankfurt tersebut tidak bisa kembali ke Spanyol untuk berkumpul dengan rekannya di Real Madrid.

Sebab belum diketahui pastinya kapan negara tersebut mulai memperbolehkan warganya untuk keluar negeri. Khusus bagi Luka Jovic, dirinya tidak diperkenankan untuk keluar rumah selama hampir satu bulan karena atas perintah pemerintah Serbia. Mereka memberi arahan bagi para pendatang yang berasal dari negara terdampak Covid-19 harus mengisolasi diri dalam waktu 28 hari ke depan.

Luka Jovic sudah melakukan tes Covid-19 di Spanyol sebelum pulang ke kampung halamannya dan hasilnya negatif. Begitupun ketika dirinya telah sampai di Serbia, dia mendapatkan hasil tes yang sama.

“Saat di Madrid, saya sudah mengecek ke tim medis dan hasilnya negatif. Kemudian saya meminta izin kepada manajemen klub untuk kembali ke Serbia sementara waktu. Dan sesampainya disana, saya juga mendapat hasil tes negatif ” ucap Luka Jovic.

Luka Jovic Dikecam Real Madrid Dan Pemerintah

Saat kembali ke Serbia, Luka Jovic kabarnya sedang berjalan-jalan di kota Belgrade beberapa waktu lalu. Padahal dirinya sudah diingatkan oleh Real Madrid untuk mengisolasi diri di rumah.

Los Blancos pun kecewa terhadap penyerang yang baru didatangkan beberapa waktu lalu tersebut. Sebab Luka Jovic tidak menuruti apa yang dikehendaki oleh pihak klub yang sudah memberikannya izin kembali ke Serbia.

Bukan hanya pihak klub, pemerintah Serbia pun kecewa terhadap pemain bintang asal negaranya tersebut. Bahkan pemerintah setempat menyebut kalau Luka Jovic adalah contoh buruk bagi masyarakat yang tidak mementingkan kepentingan umum.

“Luka Jovic baru saja kembali dari Spanyol dan langsung memberikan contoh buruk. Dia seharusnya bisa memberi dampak atau contoh yang bagus mengingat dia adalah bintang sepakbola dari Serbia yang dikenal banyak orang.” ucap Perdana Menteri Serbia, Ana Brnabic.

Namun Luka Jovic membantah pernyataan tersebut dengan beralasan bahwa dirinya keluar untuk membeli makanan. Setelah kejadian tersebut menjadi perbincangan, penyerang Real Madrid tersebut juga telah meminta maaf.

“Beberapa waktu lalu saya keluar untuk membeli makanan sehari-hari. Karena saya pikir wajar kalau saya keluar untuk membeli kebutuhan sebab di Spanyol pun saya melakukan itu.” ucap Luka Jovic.

“Saya menyesal dengan perintah tersebut yang mengharuskan saya berdiam diri di rumah selama 28 hari. Informasi itu saya benar-benar tidak diberitahu oleh kerabat saya.” lanjut Jovic

“Dengan kembali ke Serbia, saya ingin membantu masyarakat di sekitar untuk menghadapi masalah ini. Karena saya yakin dengan bersama-sama, masyarakat Serbia akan bisa melewati wabah penyakit tersebut.” tutup Luka Jovic.

Berita BolaBerita Sepakbola
Comments (0)
Add Comment