Ribut Dengan Wasit, Antonio Conte Diganjar Sanksi Dua Laga Ditambah Denda

Berita Sepakbola – Manajer utama Inter Milan, Antonio Conte akhirnya dijatuhi larangan mendampingi timnya bermain di dua laga kedepan ditambah kewajiban membayar sejumlah denda berkat buntut panjang ketika dirinya bersitegang dengan wasit Fabio Maresca.

Emosi Conte Berbuntut Panjang

Semuanya berawal dari laga lanjutan Serie A pekan ke-19 dimana Inter Milan tengah bersua ke Stadion Friuli untuk berlaga melawan Udinese. Dalam laga yang berlangsung pada hari Minggu (24/1/2021) dini hari tersebut, La Beneamata hanya mendapatkan suntikan satu poin setelah laga berakhir dengan skor kacamata.

Dengan hasil imbang ini, pasukan Antonio Conte gagal merebut tahta AC Milan meski mereka tersungkur dari Atalanta. Hingga akhirnya sang rival resmi menjadi juara paruh musim ini.

Dalam laga tersebut, Inter Milan harus puas kehilangan dua poin. Bahkan ada sebuah insiden yang terjadi di laga tersebut. Dimana sang pelatih terlibat adu mulut dengan wasit yang akhirnya memaksa wasit mengeluarkan kartu merah dan mengusirnya dari pinggir lapangan. Pemimpin pertandingan di laga tersebut menilai jika aksi protes yang dilakukan pelatih 51 tahun ini berlebihan.

Setelah mengusir Conte dari pinggir lapangan, ternyata tidak membuat situasi mendingin. Sang pelatih ternyata malah semakin naik pitam. Bahkan sempat terjadi gegeran di lorong stadion yang melibatkan Antonio Conte dan wasit Fabio Maresca. Saking memanasnya situasi saat itu, bahkan nyaris terjadi baku hantam antara keduanya.

Sanksi Untuk Conte

Tidak hanya berhenti disitu, insiden yang melibatkan mantan pelatih Juventus dan Chelsea ini akhirnya berbuntut panjang. Menurut laporan yang sudah dirangkum dari Footbal Italia, Komisi Disiplin Serie A telah memutuskan untuk menjatuhkan sanksi pada hari Selasa (26/1/2021) waktu setempat.

Mereka memutuskan untuk melarang Antonio Conte menemani timnya bertanding dalam dua laga kedepan. Selain itu ada juga sanksi dimana sang pelatih diharuskan membayar denda sebesar 20 ribu Euro atau sekitar Rp 343 juta.

Dari laporan juri olahraga yang menjelaskan jika Conte telah diskors akibat protesnya yang terlalu keras kepada wasit pertandingan yang memimpin laga Udinese kontra Inter Milan Minggu dini hari kemarin.

Yang menjadi soal adalah dalam protesnya Conte sempat melontarkan kata-kata kasar dan tidak sopan kepada wasit. Bahkan perseteruan ini berlanjut di lorong stadion yang mengarah ke ruang ganti. Conte lanjut menghampiri wasit sendiri dengan ekspresi mengancam dan melontarkan kata-kata yang menyinggung wasit Fabio Maresca.

Selain Conte ternyata, manajer tim Inter Milan, Lele Oriali juga diusir dari lapangan. Penyebabnya sama dengan Conte yaitu berkata kasar dan ikut-ikutan melakukan protes secara berlebihan meski sudah diperingatkan sebelumnya oleh wasit. Alhasil Oriali juga ikut kena sanksi membayar denda sebesar 5 ribu Euro.

Kronologi Adu Mulut Conte

Setelah menjadi perbincangan banyak media, Conte usai laga menceritakan bagaimana situasi yang terjadi sehingga dirinya melakukan hal tersebut. Kepada Sky Sport Italia, pelatih 51 ini membeberkan alasan yang membuatnya bersitegang dengan wasit.

Memang dalam laga Udinese kontra Inter Milan, pasukan Antonio Conte sempat kerepotan untuk memasukkan gol. Namun hal yang membuatnya emosi adalah kebijakan wasit yang memberikan menit tambahan di penghujung babak kedua.

Menurut Antonio Conte, empat menit yang diberikan wasit untuk melanjutkan laga tidaklah cukup melihat situasi yang ada. Hingga akhirnya wasit memutuskan untuk memberinya kartu merah dan terpaksa dia terima. Namun Conte dalam protesnya mengeluarkan kata-kata jika Fabio Maresca selalu merugikan Inter Milan. Bahkan ketika wasit ini bertugas di meja VAR yang menurut Conte juga dianggap juga merugikan pihak Inter Milan.

Namun wasit membalas protes Conte dengan mengatakan jika sang pelatih harus menerima kenyataan jika timnya memang kalah. Jawaban inilah yang kemudian membuat sang pelatih naik pitam dan insiden tidak terhindarkan.

Antonio ConteBerita SepakbolaInter Milan
Comments (0)
Add Comment