Arsenal Terpuruk, Mesut Özil Andai Saya Bisa Bantu

Sumber : i.ytimg.com/vi/PzYnHRK-VXc/maxresdefault.jpg
0 13

Berita Sepakbola – Arsenal tampil begitu buruk sepanjang musim 2020/2021 ini dengan catatan hanya menang empat kali dalam 14 laga yang dimainkan. Penampilan buruk Arsenal ini membuat banyak orang turut sedih, tak terkecuali salah satu pemainnya, Mesut Özil. Özil turut prihatin atas buruknya performa Arsenal dan berharap ia bisa membantu.

Butuh Kehadiran Özil

Mikel Arteta memang berhasil membuat Arsenal meraih catatan bagus di kompetisi Europa League. Di fase grup kemarin, The Gunners menyapu bersih semua pertandingan Grup B dengan kemenangan. Namun, armada Meriam London dibuat tak berdaya ketika berlaga di kompetisi Liga Primer Inggris.

Sepanjang musim ini, Arsenal hanya mengumpulkan 14 poin dari 14 pertandingan yang telah dimainkan. Mereka pun kini terjun bebas menuju urutan ke-15 klasemen sementara dengan jarak hanya empat poin dari zona degradasi. Banyak orang meyakini bahwa Arsenal kini butuh sosok seperti Mesut Özil.

Mesut Özil adalah sosok gelandang kreatif yang dibutuhkan Arsenal mengingat saat ini, kreativitas adalah sesuatu yang kurang dalam tim mereka. Sayang, Mikel Arteta memilih meninggalkan Özil dan tak memasukkannya dalam skuad. Nama Mesut Özil tak bisa ditemukan dalam daftar skuad Arsenal, baik di Liga Inggris, maupun untuk Europa League.

Sudah lebih dari sembilan bulan Özil menganggur dan tak bermain lagi untuk Arsenal setelah terakhir kali tampil pada bulan Maret silam. Kontraknya akan berakhir di penghujung musim 2020/2021 ini. Namun Özil tak berkeinginan hengkang dan memilih bertahan di Arsenal sampai masa kontraknya bersama tim asal London kedaluwarsa.

Özil sendiri bergabung dengan Arsenal pada bulan September tahun 2013 silam dengan biaya transfer sebesar 47 juta euro dari Real Madrid. Sejak saat itu, pemain kelahiran Gelsenkirchen telah mencatatkan 44 gol dan 77 assist dari 254 laga bersama The Gunners. Sungguh disayangkan pemain seperti Özil tak dipakai Arsenal lagi di musim ini.

Keprihatinan Özil

Meski telah ditinggalkan Mikel Arteta dan Arsenal, Özil mengaku turut prihatin atas kondisi yang tengah menimpa Arsenal saat ini. Ia mengungkapkan kesedihannya ini dalam sesi tanya jawab bersama para penggemar dalam akun Twitter pribadinya. Özil ingin membantu, tapi ia sendiri tak diberi kesempatan oleh klub.

Melalui akun Twitternya, Özil menulis bahwa ini adalah situasi yang sulit, bukan cuma bagi dirinya, tapi juga untuk semua orang yang bekerja di Arsenal. Semua orang merasa frustasi. Sekarang, Özil berharap bisa membantu tim keluar dari keterpurukan, tapi selagi tak mendapat kesempatan, ia hanya bisa berharap yang terbaik untuk The Gunners.

Rindu Arsène Wenger

Sebelum ditangani Mikel Arteta dan Unai Emery, Arsenal berada di bawah kepelatihan Arsène Wenger yang telah melatih sejak 1996. Di masa kepelatihan Wenger, Arsenal berada dalam era keemasannya. Wenger memenangkan tiga gelar Premier League, beserta sejumlah gelar lain, seperti FA Cup dan FA Community Shield.

Sayang, setelah 22 tahun mengabdi sebagai arsitek Meriam London, Wenger dipecat pada bulan Mei 2018 silam. Sepeninggal Wenger, Arsenal sepertinya mulai kehilangan arah. Unai Emery dan Mikel Arteta dinilai tak lebih baik dibanding Wenger. Özil pun menuturkan bahwa Arsenal kini tengah merindukan sosok Wenger.

Dalam sesi tanya jawab di Twitter, Özil ditanya oleh para penggemar mengenai seperti apa sosok Wenger menurutnya. Özil membalas, “Dia adalah manajer yang fantastis,, dan dia seperti sosok seorang ayah bagi saya dan para pemain lain. Saya pikir banyak orang di Arsenal yang benar-benar merindukannya saat ini.”

Comments
Loading...
error: Content is protected !!