Barcelona Ukir Rekor Buruk Setelah Kalah di Kandang Atletico Madrid

0 27

Berita Sepakbola – Di tengah krisis finansial yang melanda klub, kondisi Barcelona semakin buruk dengan kekalahan dari Atletico Madrid, Minggu (22/11) kemarin. Blaugrana dipaksa bertekuk lutut di hadapan Los Roji Blancos dengan skor tipis 0-1.

Akibatnya, posisi Barcelona anjlok dan semakin jauh dengan jalur juara. Tak hanya itu, kekalahan tersebut menjadi rekor terburuk yang dicatatkan Barcelona dalam 29 tahun terakhir. Tim besutan Ronald Koeman tersebut juga harus kehilangan satu pemain pilarnya yang mendapat cedera dalam laga ini.

Kebobolan di Menit Akhir

Minggu (22/11) kemarin, Barcelona menjalani sebuah laga berat di La Liga dengan bertandang ke markas Atletico Madrid. Blaugrana sebenarnya diunggulkan dalam pertandingan ini karena sang lawan tampil tanpa pemain pilarnya, Luis Suarez.

Benar saja, sejak menit pertama Barcelona mendominasi jalannya laga dan langsung mengambil inisiatif serangan. Dengan mengandalkan Antoine Griezmann, Lionel Messi dan Ousmane Dembele, El Barca tak henti-hentinya menebar ancaman ke gawang Atletico. Sayangnya, tak satu pun dari peluang mereka yang mampu menembus gawang Jan Oblak.

Jelang berakhirnya babak pertama, Barcelona justru dikejutkan dengan gol Atletico yang dicetak oleh Yannick Carrasco. Winger asal Belgia tersebut dengan mudah menceploskan bola ke gawang Barcelona setelah memanfaatkan kesalahan Marc-Andre Ter Stegen. Keunggulan 1-0 Atletico bertahan hingga akhir pertandingan.

Start Terburuk

Akibat kekalahan ini, Barcelona harus rela turun ke posisi 10 klasemen sementara. Jumlah 11 poin yang mereka kumpulkan terpaut 9 angka dengan Real Sociedad yang masih berdiri kokoh di puncak klasemen La Liga.

Menurut data Opta, jumlah poin yang dikoleksi Barcelona saat ini merupakan yang terburuk dalam 29 tahun terakhir.  Catatan tersebut sama dengan yang diraih Barcelona pada era kepelatihan Johan Cruyff pada musim 1991/1992. Kala itu, Barcelona juga hanya meraih 11 poin dari 8 pertandingan awal musim di La Liga.

Ini tentu menjadi sebuah pencapaian buruk bagi pelatih Ronald Koeman di awal masa kepelatihannya bersama Barcelona. Namun, bukan tidak mungkin Koeman mengulangi keberhasilan Johan Cruyff bersama Barcelona pada 29 tahun lalu. Pada saat itu, Blaugrana yang tampil buruk di awal musim berhasil bangkit dan meraih gelar juara pada akhir musim 1991/1992.

Memakan Korban

Selain harus kehilangan poin penting, kekalahan Barcelona atas Atletico kemarin harus dibayar mahal. Salah satu pemain pilar mereka, Gerard Pique, harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-62 karena mengalami masalah pada kakinya. Sebelumnya, Pique sempat mengalami tabrakan cukup keras dengan striker Atletico, Angel Correa.

Usai laga, tim dokter mengkonfirmasi bahwa Pique mengalami cedera lutut. Akibatnya, pemain berusia 33 tahun tersebut harus istirahat cukup lama dan akan absen membela Barcelona hingga beberapa pekan kedepan.

Tak hanya Pique, Barcelona juga harus kehilangan Sergi Roberto yang juga mengalami cedera usai bertanding melawan Atletico. Pemain 28 tahun tersebut tampil apik di sisi kanan pertahanan Barcelona pada laga Minggu kemarin. Namun, pasca pertandingan berakhir ia mengaku mengalami sakit pada kakinya sehingga harus mendapat penanganan tim dokter.

Cedera yang dialami dua pemain pilar tersebut membuat Koeman merasa cemas. Ia khawatir dengan kondisi tim besutannya yang harus menjalani jadwal yang cukup padat tanpa kehadiran pemain kuncinya.

Dengan ini, Barcelona otomatis hanya menyisakan seorang Clement Lenglet di posisi bek tengah. Pasalnya, Samuel Umtiti, Ronald Araujo dan Sergio Busquets sebelumnya juga dibekap cedera parah. Sedangkan di posisi bek kanan, Serginho Dest kemungkinan akan menggantikan peran Sergi Roberto dalam beberapa pekan mendatang.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!