Cemerlang di Milan, Diogo Belum Pikirkan Transfer Permanen

0 39

Berita Sepakbola – Selama bermain bersama Manchester United sejak berusia 19 tahun, karir Diogo Dalot terlihat redup dan tak bersinar. Tetapi, seusai bergabung dengan AC Milan sebagai pemain pinjaman, Dalot sukses menarik perhatian. Kini setelah tampil impresif di ajang Europa League, masa depan Dalot bersama Setan Merah dipertanyakan.

Komentar Dalot Soal Masa Depannya

Sempat bersinar di usia muda bersama klub asal negeri kelahirannya, Porto, Diogo Dalot perlahan mulai meredup bersama klub asal Inggris, Manchester United. Dalot sebelumnya datang dari Porto pada tahun 2018 silam. Tapi, selama memperkuat Setan Merah, menit bermainnya seakan dibatasi.

Transfermarkt menyatakan bahwa Dalot hanya bermain sekitar 35 kali, dengan 20 laga diantaranya ia mainkan di Premier League. Dengan menit bermain yang begitu minim, United akhirnya membiarkannya pergi ke AC Milan sebagai pemain pinjaman. Namun, di sinilah pemain 21 tahun kembali menemukan sinarnya.

Sejauh ini, pemain asal Portugal ini memang baru dimainkan dua kali, yakni di ajang Europa League, dan belum sekalipun bermain di Serie A. Tapi, pada penampilan terakhirnya bersama Rossoneri di Europa League, Dalot sukses menggebrak. Ia catatkan satu gol dan satu assist, untuk menjadi Man of the Match dalam laga melawan Sparta Praha, Jumat (30/10).

Performa impresif Dalot bersama Setan Merahnya Italia tentu membuat banyak orang berpikir bahwa ia bisa saja mempermanenkan statusnya di klub Kota Mode. Para penggemar United juga bertanya-tanya, mengapa ia bisa dilepas ke Milan. Dan La Gazzetta dello Sport memberitakan bahwa Milan tertarik mempermanenkan jasa Dalot.

Rossoneri boleh jadi berminat untuk mempertahankan jasa pemain berusia 21 tahun tersebut. Tapi ternyata Dalot sendiri memberikan jawaban yang agak berlainan. Dalot sempat ditanya perihal masa depannya di tengah spekulasi transfer permanen di Milan. Ia mengatakan bahwa ia belum memikirkan hal tersebut dan hanya ingin fokus membela klub Italia tersebut.

“Mari kita lihat apa yang akan terjadi di musim depan.” Kata Dalot kepada Sky Italia. “Untuk saat ini, saya masih tak mau memikirkan hal itu. Sepenuhnya, fokus saya hanya pada Milan, hanya itu. Tim ini sangat fantastis, statistik berbicara segalanya. Sejauh ini, kami berhasil dapatkan hasil bagus, ada atmosfir bagus setiap latihan, dan semangat kerja tim yang sama.”

Kilas Balik Karir Diogo Dalot

Dua tahun lalu, tepatnya di musim panas, Diogo Dalot menjadi salah satu pemain muda dengan potensi paling menjanjikan. Performa mengagumkannya kala itu bersama Porto, mampu membuat sejumlah klub, termasuk Manchester United melirik jasanya. Pada akhirnya, Setan Merah lah yang berhasil memenangkan perburuan terhadap dirinya.

Dengan segudang bakat yang ia miliki, serta usia yang masih terbilang muda, yakni sekitar 19 tahun, Dalot adalah talenta yang menjanjikan kala itu. Harga 20 juta euro yang dibayar United pun dirasa layak. Namun, selama dua musim memperkuat United, Dalot kalah saing sebagai starter, dengan berbagai cedera juga kerap menghampirinya.

Dalam laga kontra Sparta Praha, Dalot berhasil menunjukkan pada publik bahwa ia merupakan pemain yang serba bisa. Terbukti, dalam pertandingan tersebut, ia dimainkan sebagai bek sayap. Meski posisi itu bukan posisi sejatinya, Dalot sukses tampil impresif, dan bahkan menyabet gelar Man of the Match di laga yang sama.

Berdiri dengan postur 184 sentimeter, Dalot adalah seorang winger yang lincah dengan kemampuan dan kecepatan kaki luar biasa. Dalam hal bertahan dan menyerang, ia juga merupakan pemain luar biasa. Ia juga merupakan pemain yang patuh pada instruksi pelatih, dan pemain seperti inilah yang dibutuhkan Stefano Pioli dalam timnya.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!