Cerita Unik Dibalik Kemenangan Southampton Atas Liverpool: Dibobol Mantan, Hingga Tangis Haru Pelatih

Sumber : thisisanfield.com/wp-content/uploads/P2021-01-04-Southampton_Liverpool-20-600x400.jpg
0 10

Berita Sepakbola – Pekan ke-17 Premier League kemarin menyisakan sebuah kisah menarik. Pada laga Southampton kontra Liverpool, secara mengejutkan The Saints sukses menumbangkan sang juara bertahan. Uniknya, gol kemenangan Southampton dicetak oleh sang bomber yang merupakan mantan pemain Liverpool.

Tak hanya itu, pertandingan sempat memanas karena adanya keputusan kontroversial dari wasit yang dinilai merugikan salah satu kubu. Usai laga, Pelatih Southampton tampak begitu bahagia sampai-sampai tak mampu membendung tangis haru di pinggir lapangan.

Serangan Mantan

Selasa (5/1) kemarin, Southampton sukses membuktikan kualitasnya terbaiknya. Mereka berhasil tampil apik saat bertanding melawan juara bertahan Premier League, Liverpool, di St. Mary Stadium.

Turun dengan skuad terbaiknya, The Saints langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Alhasil, gol cepat tercipta ketika pertandingan baru berjalan 1 menit 15 detik. Umpan matang dari James Ward Prowse berhasil diselesaikan dengan baik oleh Danny Ings.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di pertandingan ini. Hingga akhir pertandingan Southampton tak mampu menambah keunggulan. Begitu pula Liverpool yang selalu gagal melepaskan tembakan ke gawang lawan.

Ini menjadi gol ke-7 Ings di Premier League musim ini. Torehan tersebut merupakan yang terbanyak dari seluruh pemain Southampton. Kini ia bersaing dengan sejumlah striker papan atas di daftar topskor liga.

Usai laga, Ings mengaku puas bisa membobol gawang Liverpool yang merupakan mantan klubnya dulu. Sebelumnya, Ings sempat membela The Reds 3 musim. Sayangnya, karir Ings di sana tak berjalan baik. Ia gagal menunjukkan tajinya sebagai penyerang tajam sehingga didepak pada akhir musim 2018/2019.

Kontroversi Penalti

Kekalahan 0-1 atas Southampton tentu menjadi sebuah pil pahit yang harus diterima Liverpool. Terlebih lagi, kekalahan tersebut rasanya sulit diterima oleh para pemain dan pelatih The Reds.

Dalam sesi konferensi pers pasca pertandingan, Jurgen Klopp menyayangkan keputusan wasit Andre Marriner yang dinilainya kurang tepat. Menurut Klopp, Liverpool seharusnya mendapat 2 penalti dalam pertandingan ini. Namun, wasit justru tak melihat kejadian tersebut sebagai sebuah pelanggaran.

Yang pertama terjadi di menit ke-51. Tembakan keras Georginio Wijnaldum mengenai tangan dari Jack Stephens yang berdiri di area kotak penalti. Namun, wasit tak sedikit pun menggubris kejadian itu.

Tak hanya itu, Liverpool juga berpotensi mendapat hadiah penalti pada menit ke-58. Kyle Walker-Peters melakukan tekel terhadap Sadio Mane di kotak penalti. Dalam tayangan ulang terlihat bahwa tekel tersebut tak sepenuhnya mengenai bola. Namun, sekali lagi wasit tak menghiraukannya.

Klopp kesal dengan kejadian itu. Ia pun membandingkannya dengan penalti yang didapatkan Manchester United ketika Paul Pogba terjatuh saat menghadapi Aston Villa, sehari sebelumnya.

Tangis Haru Pelatih Southampton

Sepanjang berjalannya pertandingan, tak banyak perubahan yang terjadi di lapangan. Liverpool selalu kesulitan menembus ketatnya pertahanan Southampton. Sedangkan Southampton yang sudah unggul tak begitu bernafsu melancarkan serangan.
Skor 1-0 bertahan hingga 90 menit berlalu. Dengan ini Southampton sukses mengunci 3 poin di kandang sendiri.

Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang, pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl tampak tertunduk dan menangis haru di pinggir lapangan. Hasenhuttl mengaku bahagia atas hasil yang didapat anak asuhnya dalam laga ini. Menurutnya laga ini menjadi penampilan yang sempurna dari para pemain Southampton.

Hasenhuttl bahkan mengaku suaranya hampir habis karena harus berteriak memberi arahan kepada pemain sepanjang pertandingan. Ia senang timnya mampu tampil solid di bawah tekanan besar yang diberikan oleh Liverpool dalam pertandingan ini.

Dengan kemenangan tersebut, Southampton kini naik ke peringkat 6 klasemen sementara dengan koleksi 29 poin. Mereka berpeluang untuk menembus zona eropa apabila mampu mempertahankan konsistensinya.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!