Chelsea Segera Pecat Frank Lampard

Sumber i2-prod.football.london/incoming/article
0 15

Berita Sepakbola – Nampaknya jajaran manajemen dari Chelsea kali ini mulai kehilangan kesabarannya kepada sang manajer, Frank Lampard. Sebab penampilan timnya tidak kunjung membaik, dan pihak manajemen dikabarkan memiliki rencana untuk memecat pelatih 42 tahun ini.

Belum Bisa Bangkit

Lagi dan lagi untuk kesekian kalinya The Blues mendapatkan hasil yang kurang maksimal, bahkan cenderung buruk. Pada laga lanjutan Liga Premier yang berlangsung di Stamford Bridge Minggu (3/1/2021) kemarin malam, Chelsea kalah telak dengan skor 1:3 atas lawannya Manchester City. Laga pekan ke-17 kali ini gagal menyumbangkan poin tambahan untuk tim asuhan Frank Lampard.

Dalam laga kandang tersebut tuan rumah sudah diacak-acak sejak babak pertama setelah kebobolan tiga gol sekaligus. Gawang Chelsea yang malam itu dijaga Edouard Mendy masing-masing dibobol oleh Gundogan, Phil Foden, dan Kevin De Bruyne.

Sedangkan Chelsea hanya mampu membalas satu gol setelah mereka mendapatkan gol hiburan yang dicetak oleh Callum Hudson-Odoi di menit-menit akhir laga. Berkat kekalahan ini pasukan Frank Lampard malah turun ke peringkat kedelapan di klasemen sementara musim ini.

Pecat Frank Lampard?

Sebenarnya penampilan dari Chelsea sempat membaik di musim 2019/2020 lalu bersama Frank Lampard. Padahal saat itu The Blues tengah menjalani sanksi larangan belanja pemain, dan Frank Lampard mengandalkan banyak pemain muda yang berasal dari akademi mereka.

Tetapi tren positif musim lalu ternyata tidak berlanjut di musim 2020/2021 ini. Musim kedua dari pelatih 42 tahun ini dengan Chelsea berjalan begitu sulit. Dua bulan pertama kompetisi musim bergulir Chelsea sempat diatas angin bahkan digadang-gadang akan menjadi juara di Liga Premier musim ini. Namun memasuki bulan Desember 2020, performa Timo Werner dan kolega merosot drastis.

Setelah sembilan laga beruntun tidak terkalahkan, kini Chelsea hanya mengantongi satu kemenangan dari tujuh laga terakhir di semua kompetisi. Menurut analisa dari The Athletic, hasil buruk yang kini tengah menimpa Chelsea membuat posisi Frank Lampard mulai tidak aman. Tekananan yang menghampirinya mulai semakin berat.

Bahkan direksi Chelsea dikabarkan mulai menyusun rencana untuk memecat sang pelatih jika situasinya tidak kunjung membaik. Kabarnya tidak akan ada tambahan waktu untuk mengulur kesempatan. Laga kontra Fulham dan juga kontra Leicester City beberapa pekan kedepan akan menjadi momen krusial dimana karir Lampard dipertaruhkan.

Hubungan Pelatih dengan Pemain

Masih bersumber dari laporan yang sama, nampaknya hasil buruk tidak menjadi satu-satunya alasan kursi kepelatihan Frank Lampard mulai goyah. Pihak direksi Chelsea kini juga mulai menyoroti situasi ruang ganti yang nampaknya mulai tidak kondusif.

Hubungan antara pelatih dan juga pemain nampaknya mulai renggang. Bahkan sang pelatih disebut-sebut tengah bersitegang dengan beberapa pemain kunci, dan klub tidak ingin mengambil resiko lebih jauh lagi.

Alasan lain tentunya rasa kecewa dari jajaran petinggi The Blues yang sebelumnya sempat memberikan dukungan penuh untuk sang manajer di bursa transfer. Proyek investasi yang sudah digalakkan manajemen Chelsea musim ini diketahui memakan biaya yang tidak sedikit.

Dari sederet pemain bintang yang coba mereka datangkan musim panas kemarin malah gagal bersinar. Timo Werner sebagai salah satu pemain kunci masih belum bisa beradaptasi dan tampil maksimal. Sedangkan Kai Havertz yang notabene adalah pemain dengan pembelian termahal musim ini malah kesulitan mendapatkan tempat di starting eleven.

Dari sejumlah kandidat yang ada, manajemen Chelsea sebenarnya sempat membidik nama eks pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino. Hanya saja pelatih asal Argentina ini lebih dulu melakukan kerjasama dengan PSG beberapa hari lalu. Dan kini hanya tinggal satu kandidat lagi yang bisa menjadi pengganti Frank Lampard, yaitu Massimiliano Allegri.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!