Dihukum Tiga Laga, Cavani Dipastiksan Absen di Laga Kontra Manchester City

Sumber : dynaimage.cdn.cnn.com
0 10

Berita Sepakbola – Kembali pada postingan viral dari Edinson Cavani beberapa waktu lalu, akhirnya pihak Federasi Sepakbola Inggris (FA) menjatuhkan hukuman. Unggahan pemain Uruguay November 2020 lalu akhirnya berbuah larangan bermain dalam tiga laga kedepan.

Larangan Bermain di Tiga Laga

Nasib buruk kali ini menimpa salah satu punggawa Manchester United, Edinson Cavani dan juga berimbas kepada klub. Edinson Cavani akhirnya mendapatkan hukuman untuk tidak ikut memperkuat klubnya saat ini dalam tiga laga kedepan. Yaitu laga kontra Aston Villa di kompetisi Liga Inggris, laga kontra Manchester City di kompetisi Carabao Cup, dan terakhir di laga kontra Watford di ajang Piala FA.

Mengutip dari Goal International, Cavani dikabarkan tidak memiliki niatan untuk mengajukan banding atas hukuman yang menimpanya kali ini. Penyerang 33 tahun ini lebih memilih menerima hukuman tersebut dan mengakui kesalahan yang diperbuatnya.

Selain larangan bertanding dalam tiga laga, striker gaek asal Uruguay ini juga diharuskan membayar denda sebesar 100 ribu poundsterling dan diharuskan menjalani edukasi tatap muka usai unggahannya di akun instagram pribadinya beberapa waktu lalu dianggap menghina dan melecehkan.

Gunakan kata “N”

Sebenarnya kejadian ini bermula ketika sang striker mencetak gol kemenangan untuk Manchester United ke gawang Southampton pada (29/11) lalu. Kemudian sang striker mengirimkan foto melalui akun instagram pribadinya kepada temannya.
Kemudian rekannya membalas dengan memberikan dukungan untuk sang pemain yang telah sukses memenangkan timnya melalui golnya. Namun tanpa sengaja Cavani merespon dukungan tersebut dengan kata-kata yang berbau rasisme.

Cavani saat itu membalasnya dengan kalimat “Gracias negrito”, dan disinilah letak kesalahannya. Sesaat kemudian Cavani menghapus postingan balasan tersebut, namun nasi sudah berubah menjadi bubur. Kata “N” tersebut dianggap mengandung unsur pelecehan terhadap rasial pelecehan warna kulit tertentu. Kasus seperti ini sebenarnya sudah menjadi musuh lama dan banyak terjadi di sepak bola Eropa.

Namun Cavani mengaku tidak sengaja melakukan hal tersebut dan langsung menghapusnya. Dia tidak berniat melecehkan siapapun. Menurutnya ucapan balasan tersebut adalah ungkapan kasih sayang antar teman yang telah memberikan selamat setelah melakukan gol.

Tidak Sadar

Pendek cerita Cavani benar-benar tidak sadar jika pesan yang dia unggah tersebut adalah salah satu bentuk dari rasisme. Menurut eks bomber PSG ini, kata-kata tersebut di negaranya Uruguay sering digunakan. Bahkan rekan senegaranya, Luis Suarez dulu juga sempat tersandung kasus serupa.

Menurut Cavani, hal terakhir yang tidak ingin dia lakukan adalah menyinggung perasaan orang lain. Dia merupakan salah satu pesepakbola yang sangat menentang isu rasisme. Untuk itu dia langsung menghapus unggahannya tersebut setelah diartikan berbeda. Setelah itu ia meminta maaf dengan tulus karena tidak bermaksud menyinggung salah satu pihak.

Meskipun dalam hal ini Cavani mengaku tidak sengaja melakukan hal tersebut, namun dirinya tidak berniat mengajukan banding. Hal ini dilakukan demi menunjukkan solidaritasnya dalam perjuangan memerangi isu rasisme yang hingga kini masih sering muncul di kompetisi sepakbola di Eropa.

Melihat apa yang dialami salah satu punggawa mereka, pihak Manchester United juga memilih mendukung langkah yang diambil sang pemain dengan menerima hukuman yang telah diputuskan oleh pihak FA. Pihak klub juga menyadari jika apa yang dilakukan sang pemain memiliki unsur tidak sengaja dan kini menghormati kinerja FA dalam memerangi isu rasisme dalam sepakbola.

Pihak klub sangat percaya bahwa Komisi Penyelenggara independen akan menjelaskan alasan tertulisnya untuk Edinson Cavani. Serta menjelaskan jika salah satu pemainnya ini bukanlah pemain yang rasis dan tidak berniat rasis.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!