Diremehkan Oleh Media Kroasia, Brylian Aldama Santai

0 21

Tiketprediksi.net – Brylian Aldama menjadi salah satu pemain asal Indonesia yang melanjutkan karir sepakbolanya di luar negeri. Gelandang berusia 19 tahun tersebut resmi diboyong oleh HNK Rijeka, klub divisi teratas Liga Kroasia pada Januari silam.

Dirinya juga menjadi inisiator pemain Indonesia yang menjalin kerja sama dengan agen pemain berlisensi FIFA. Brylian Aldama tergabung bersama Forza Sports Group yang juga agen dari Lassina Traore serta David Neres.

Kini gelandang kelahiran Surabaya tersebut mendapatkan kontrak bersama HNK Rijeka hingga tahun 2022 mendatang. Dikabarkan sang pemain mendapatkan pendapatan sebesar Rp. 250 juta setiap bulannya.

Karir Sang Pemain

Brylian Aldama mengawali karir sepakbolanya di tim junior Persebaya Surabaya. Pada 2019 silam, dirinya pun masuk ke dalam skuat Garuda Select dan melangsungkan pelatihan di Kroasia pada 2020 silam.

Dalam 9 pertandingan, gelandang tengah kelahiran tahun 2002 ini tampil sebanyak 7 kali dan sukses membukukan 1 gol. Gol tersebut dilesatkan ke gawang Qatar U19 pada pertemuan pertama mereka. Di lini tengah, Shin Tae Yong memasangnya bersama Beckham Putra yang kini bermain untuk Persib Bandung.

Sayang Brylian Aldama tidak dipanggil oleh Shin Tae Yong ke tim senior Indonesia saat melangsungkan pertandingan kemarin. Dimana tim Garuda melanjutkan pertandingan untuk bermain di ajang World Cup Qualification.

Setelah menunjukkan permainan yang impresif selama melakukan latihan di Kroasia, dirinya pun dikontrak oleh HNK Rijeka. Saat ini eks gelandang tim muda Persebaya Surabaya itu masuk ke dalam HNK Rijeka U19.

Diejek Media Kroasia

Ketika bergabung bersama HNK Rijeka, Brylian Aldama mengaku pernah mendapatkan ‘ejekan’ dari media Kroasia. Media https://community.consumeradvocates.org/network/members/profile?UserKey=4ebcc81e-ff3f-465d-998a-70e67af42514 tersebut menuliskan bahwa pemain Indonesia ini lebih dikenal karena memiliki jumlah followers yang banyak dibanding kemampuan sepakbolanya.

Mendengar itu, pemain kelahiran Surabaya ini mengaku santai saja menanggapi ‘ejekan’ tersebut. Sang pemain merasakan bahwa dirinya merasa biasa saja mendapatkan perlakuan seperti itu. Brylian Aldama lebih memilih membalasnya di lapangan lewat performanya.

Terbukti sang pemain telah membuktikan bahwa dirinya bukan datang sebagai ‘influencer’ ke Kroasia. Brylian Aldama sukses menggelontorkan tiga golnya pada laga melawan Naprijed ketika membela tim junior HNK Rijeka.

Sebelumya sang pemain ini juga pernah disebut sebagai pemain titipan oleh oknum-oknum tertentu. Namun Brylian Aldama pun menepisnya dengan mengatakan bahwa proses perekrutannya adalah karena pertimbangan teknis. Jika memang karena masalah pemain titipan apalagi karena influencer seperti yang dikatakan media Kroasia, dirinya lebih memilih tinggal di Indonesia.

Diikuti David Maulana

Setelah masuknya Brylian Aldama ke klub Kroasia tersebut, satu nama pemain muda Indonesia juga mengikuti langkahnya. Pemain tersebut adalah pemain jebolan tim muda PSMS Medan, David Maulana yang direkrut April lalu.

Sebelumnya pemain yang juga berposisi sebagai gelandang tengah ini mengawali karirnya di PSMS Medan. Kemudian https://www.nace.org/network/members/profile?UserKey=1cd6f73c-39b4-4059-b1ed-3b4f43dd1ec2 Barito Putera merekrutnya pada Juli, 2019 silam dan dibawa masuk ke tim juniornya. Setelah itu sama seperti Brylian Aldama, sang gelandang pun masuk ke skuat Garuda Select.

Berbeda dari kompatriotnya itu, David Maulana bermain sebanyak 8 kali bersama Garuda Select. Namun tidak ada catatan gol atau assist yang dilesatkan oleh anak muda kelahiran Sei Rotan, Sumatera Utara tersebut.

Shin Tae Yong sendiri menunjuknya sebagai wakil kapten Garuda Select dan memakainya saat Rizky Ridho tidak bermain. Dari catatan bermainnya, David Maulana terlihat 4 kali memakai ban kapten. Yaitu pada pertandingan melawan Kroasia, Arab Saudi, Bosnia serta Makedonia Utara.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!