Kesalahan Atletico yang Membuat Real Madrid Menang Mudah di Laga Derby

Sumber : cdn.vox-cdn.com/real madrid 2:0 atletico madrid
0 7

Berita Sepakbola – Atletico Madrid baru saja mengalami kekalahan yang cukup memalukan atas rival sekotanya, Real Madrid, di La Liga. Pada laga yang berlangsung di Stadion Alfredo di Stefano tersebut, Los Roji Blancos dipaksa bertekuk lutut dengan skor akhir 0-2.

Beberapa kesalahan dari para pemain Atletico disinyalir menjadi penyebab utama kekalahan mereka. Akibat kekalahan tersebut, Atletico kehilangan kesempatan untuk mengkudeta Real Sociedad di puncak klasemen.

Statistik Minor

Diego Simeone membawa skuad terbaiknya saat bertandang ke markas Real Madrid, Minggu (13/12) kemarin. Dalam laga lanjutan jornada ke-13 La Liga tersebut, Atletico turun dengan kekuatan penuh.

Jan Oblak ditemani oleh Stefan Savic, Felipe dan Mario Hermoso di sektor pertahanan. Sementara di lini tengah, Koke menjadi komandan pengatur permainan. Sedangkan di depan, Atletico memasang duet Joao Felix dan Luis Suarez.

Sayangnya, meski turun dengan susunan pemain terbaiknya, Atletico tampak kewalahan mengimbangi permainan sang rival. Sejak menit pertama, pertahanan Atletico terus ditekan hingga akhirnya gawang mereka jebol pada menit ke-15, melalui tandukan Casemiro.

Pada paruh waktu kedua, Simeone berencana untuk mengubah pola permainan dengan memasukkan 3 pemain baru. Namun, hal tersebut tak banyak memberi perubahan.

Atletico malah kembali kebobolan. Sepakan keras Dani Carvajal dari luar kotak penalti membentur tiang kiri gawang. Namun, bola memantul masuk ke gawang setelah mengenai punggung Oblak.

Skor 2-0 untuk kemenangan Real Madrid menutup jalannya partai derby ibukota Spanyol malam itu. Atletico kalah dalam segala hal di laga ini. mereka hanya memiliki 43 persen Ball possession dan hanya mampu melepaskan 5 tembakan, di mana hanya satu yang tepat sasaran.

Konsentrasi Terganggu

Dalam konferensi pers usai laga, Simeone tak menampik bahwa anak asuhnya tampil buruk dalam laga tersebut. Pelatih asal Argentina itu mengaku kecewa karena para pemain tak bermain sesuai rencana.

Namun menurut Simeone, penampilan buruk tersebut terjadi karena beberapa faktor. Salah satu yang terbesar menurutnya adalah beban mental dan emosional usai pertandingan terakhir di fase grup Liga Champions kontra RB Salzburg, tengah pekan lalu. Selain menguras tenaga, laga kontra Salzburg juga cukup banyak mengalihkan konsentrasi para pemain Atletico.

Buyarnya konsentrasi para pemain cukup banyak berpengaruh terhadap pola permainan tim di atas lapangan. Alhasil, para pemain tak mampu menjalankan instruksi pemain dengan baik dan berujung dengan kekalahan.

Telat Panas

Selain itu, faktor lain yang membuat Atletico kalah dalam duel akbar melawan Real Madrid adalah para pemain yang telat panas. Hal ini dibenarkan oleh kapten Atletico, Koke.

Menurut Koke, ia dan rekan setimnya banyak kehilangan momentum di awal pertandingan. Sebaliknya, Real Madrid justru berhasil memanfaatkan banyak kesempatan untuk menekan pertahanan Atletico. Akibatnya, El Real mampu unggul terlebih dahulu di menit ke-15.

Koke baru merasakan ada perubahan dalam permainan timnya setelah terjadinya gol kedua di menit ke-63. Usai gol tersebut, para pemain Atletico baru bisa bermain menyerang dan mencoba memberikan ancaman ke daerah pertahanan lawan.

Meskipun kalah dalam laga duel akbar ini, para pemain dan pelatih Atletico masih menyimpan rasa optimis. Mereka yakin mampu kembali bangkit dan menemukan permainan terbaiknya dalam beberapa hari kedepan.

Kini Atletico berada di posisi kedua klasemen sementara La Liga. mereka mengoleksi 26 poin, sama dengan jumlah poin Real Sociedad di puncak klasemen. Namun, Atletico dinilai memiliki kesempatan besar untuk merebut tahta teratas La Liga karena masih menyimpan 2 laga yang belum dimainkan.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!