Ketua PFA Desak Premier League Segera Terapkan Aturan Pergantian Lima Pemain

Sumber : image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRg
0 8

Berita Sepakbola – Selama masa-masa pandemi, aturan pergantian lima pemain adalah salah satu aturan yang dipakai di semua kompetisi, terkecuali Liga Primer Inggris. Akibatnya, badai cedera pun melanda sejumlah klub peserta. Atas semua hal yang terjadi, ketua Professional Football Association akhirnya mendesak Premier League untuk segera menerapkan aturan tersebut.

Tanggapan Ketua PFA

Akhir musim lalu, sejumlah kompetisi memilih menerapkan aturan pergantian lima pemain guna menjaga kondisi kebugaran para pemain. Liga Primer Inggris menjadi salah satu kompetisi yang ikut menerapkan aturan tersebut. Namun di musim 2020/2021 ini, Premier League tampil beda dengan tak melanjutkan aturan pergantian lima pemain tersebut.

Alih-alih memakai aturan pergantian lima pemain, Premier League masih menetapkan aturan lama, yakni tiga pergantian pemain maksimal dalam setiap laga. Sebagai akibatnya, kasus cedera pemain pun meningkat di kompetisi kasta tertinggi Inggris. Hal inipun memantik reaksi dari ketua Professional Football Association, Gordon Taylor.

Sebagai pemimpin organisasi serikat para pesepakbola profesional di Inggris dan Wales, Taylor paham betul bahwa kondisi kesehatan para pemain dipertaruhkan di era sekarang. Apalagi jika klub harus tetap bermain dengan jumlah pergantian maksimal tiga pemain. Untuk itu, ia dikabarkan meminta Premier League mengikuti aturan di liga-liga lain di Eropa.

Surat Untuk Ketua Premier League

Dilansir dari The Sun via Daily Mail, Taylor dikabarkan telah menyurati ketua Premier League Richard Masters agar segera menerapkan aturan pergantian lima pemain. Taylor menilai aturan ini sangat penting diterapkan di era sekarang. Pasalnya ia menilai bahwa kesehatan dan keselamatan para pemain harus menjadi prioritas nomor satu bagi liga.

Dalam suratnya, Taylor menulis bahwa Professional Football Association memahami apa yang dirasakan para pemain ketika mereka harus bermain dua atau tiga hari sekali. Fisik mereka pasti akan sangat terbebani. Akibat dari fisik yang terbebani, para pemain pun beresiko lebih tinggi menderita cedera yang menyusahkan mereka ataupun klub.

Taylor memberikan contoh bahwa klub-klub seperti Arsenal, Chelsea, Everton dan Leeds United sudah merasakan dampak padatnya jadwal di musim ini. Mereka harus kehilangan beberapa pemain akibat cedera di pekan-pekan awal. Begitu pula dengan sebelas klub lain yang kehilangan pemain akibat masalah fisik dan kebugaran tubuh.

Angin Segar Bagi Para Pendukung Aturan

Apa yang disampaikan oleh ketua PFA tentunya menjadi angin segar bagi para pemain dan pelatih, terutama bagi mereka yang mendukung kebijakan pergantian lima pemain. Salah satunya adalah Jürgen Klopp. Klopp adalah salah satu pelatih yang gencar menyuarakan dukungannya terhadap aturan pergantian lima pemain.

Pada bulan November kemarin, Klopp berkata kepada Daily Mail bahwa pergantian lima pemain itu sangat dibutuhkan para pemain, bukan dibutuhkan oleh klub. Biasanya, Premier League akan mencapai masa sibuknya pada bulan Desember hingga Januari. Klopp pun menyebut situasi tersebut sebagai situasi paling brutal di EPL.

Di masa-masa normal, bulan Desember saja sudah terasa brutal bagi Klopp dan sejumlah klub Premier League lain. Tapi di era pandemi seperti sekarang, Klopp merasa bahwa semua bulan akan terasa seperti bulan Desember. Eks pelatih Borussia Dortmund itu merasa bahwa tim-tim EPL, terutama timnya menghadapi jadwal padat setiap saat.

Sudah Pernah Dibahas

Mengenai aturan pergantian lima pemain, Premier League sendiri sudah pernah mengadakan dua kali voting untuk mengetahui siapa saja yang mendukung dan menentang aturan ini. Sayangnya, mayoritas klub menolak aturan yang diterapkan di mayoritas kompetisi ini. Jadi Premier League tetap kembali menggunakan aturan pergantian tiga pemain.

Selepas dilangsungkannya dua kali voting terkait aturan pergantian lima pemain, Premier League kembali mengadakan rapat bersama para klub peserta pada 3 Desember 2020 lalu. Tapi sekali lagi, tak ada lagi perwakilan klub yang mengangkat topik aturan pergantian lima pemain dan kompetisi kembali dilanjutkan dengan aturan lama.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!