Kritik Pedas CONMEBOL, Punggawa Timnas Bolivia Dapat Hukuman

Sumber : thesaxon.org
0 10

Tiketprediksi.net – Keputusan CONMEBOL tetap menggelar turnamen Copa América ternyata menuai kritikan dari banyak pihak, termasuk dari striker Bolivia, Marcelo Martins. Sayangnya, kritikan yang ditujukan Martins kepada CONMEBOL justru berbuah petaka pada dirinya sendiro. Martins mendapat beberapa hukuman dari CONMEBOL atas tindakannya itu.

Nekadnya CONMEBOL

Selama beberapa bulan terakhir, kasus Covid-19 di beberapa negara memang sudah mulai mengalami penurunan. Namun sejumlah kompetisi elit sepakbola ternyata masih belum bisa lepas dari virus mengerikan tersebut. Salah satunya Copa América yang masih tetap dilangsungkan di Brazil.

Brazil sendiri merupakan salah satu negara dengan angka pasien Covid-19 terbesar di dunia. Selain itu, negara yang terletak di Benua Amerika itu juga menjadi negara dengan angka kematian akibat Covid-19 tertinggi ke-2 di dunia. Kendati demikian, asosiasi sepakbola Amerika Selatan CONMEBOL, tetap melanjutkan rencananya menggelar Copa América.

Akibat Kritikan Pedas

Keputusan CONMEBOL ini akhirnya mendapat tentangan dari banyak pihak, termasuk dari para pemain yang berlaga di ajang ini. Salah satu pemain yang menyuarakan kritikan pada CONMEBOL adalah striker Bolivia Marcelo Martins. Melalui unggahan media sosial, Martins menuding CONMEBOL hanya peduli pada uang dan tak peduli pada pemain.

Seperti dikutip inter303 situs sumber media olahraga tepercaya, Martins sempat terpapar Covid-19 seusai negaranya kalah di laga pembuka Copa América melawan Paraguay. Kala itu, ada tiga pemain Bolivia yang positif terpapar, dan Martins adalah salah satunya. Martins diduga kecewa karena tak bisa bermain, dan akhirnya melampiaskan kekecewaannya dengan mengkritik CONMEBOL.

Sayangnya, respon tak menyenangkan justru ditunjukkan CONMEBOL terhadap pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut. Martins diketahui sudah menghapus unggahan media sosialnya yang memuat kritikan pada CONMEBOL, serta sudah meminta maaf. Tapi CONMEBOL sepertinya ingin mengambil langkah tegas terkait kasus ini.

Oleh karena itu, asosiasi sepakbola Amerika Selatan itu memberikan hukuman larangan bermain selama satu laga di Copa América untuk Martins. Martins pun tidak dapat bermain ketika negaranya kalah dari Chile di laga ke-2 fase Grup B. Ia baru diperbolehkan merumput lagi pada pertandingan kontra Uruguay, Jumat (25/6) mendatang.

Selain mendapat sanksi larangan bertanding, Martins juga diharuskan membayar denda yang nilainya cukup fantastis. https://sourceforge.net/u/rachelmiracle/wiki/Home/ Penyerang Cruzeiro itu dikatakan harus membayar denda sebesar 20 ribu USD kepada CONMEBOL sebagai konsekuensinya. Jika dirupiahkan, nilai 20 ribu USD ini kurang lebih setara dengan 289,8 juta rupiah.

Virus Masih Menghantui

Covid-19 sendiri sampai saat ini masih menjadi hantu menakutkan bagi negara-negara yang berlaga di Copa América. Kamis (17/6) waktu setempat, CONMEBOL mengumumkan bahwa ada total 65 orang yang ikut terlibat di Copa América, terinfeksi virus ini. 65 orang itu terdiri dari staff, pemain, serta pekerja yang dipekerjakan khusus untuk turnamen ini.

CONMEBOL sendiri bukan tanpa alasan memilih Brazil sebagai tuan rumah Copa América tahun ini. Sebelumnya, Copa América dijadwalkan bakal digelar di Kolombia, tapi Kolombia mundur sebagai tuan rumah karena kondisi politik yang kurang stabil. Argentina yang ditunjuk sebagai tuan rumah berikutnya juga mundur akibat naiknya angka kasus Covid-19.

Penunjukkan Brazil sebagai tuan rumah Copa América memang sempat memancing kritik dari berbagai pihak. Pasalnya, Brazil yang memiliki penduduk sekitar 210 juta jiwa, diketahui memiliki angka kasus positif Covid-19 sebanyak 17,8 juta. Kasus kematian akibat Covid-19 di Brazil bahkan menjadi yang terbesar ke-2 dunia, yakni hingga 500 ribu kematian.

Selama beberapa hari turnamen Copa América digelar, pemerintah Brazil mencatat adanya kenaikan angka Covid-19 di klaster turnamen ini. Beberapa negara peserta bahkan mulai melaporkan adanya kasus positif Covid-19 dalam tubuh mereka. Sekali lagi, ini artinya, virus Covid-19 sepertinya masih terus menghantui Copa América.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!