Liga Skotlandia Berhenti Total, Celtic Otomatis Juara

0 32

Berita Sepakbola – Kondisi sepak bola Eropa kian mengkhawatirkan akhir-akhir ini. Sejak diserang pandemi Covid-19 pada bulan Maret lalu, seluruh ajang sepak bola di benua biru tampak lumpuh. Sejumlah kompetisi elit sempat ditunda selama beberapa pekan. Beberapa diantaranya berhasil mendapat izin pemerintah dan bergulir kembali.

Namun, tak sedikit pula yang harus gigit jari karena kompetisi musim ini dibatalkan. Yang terbaru, Liga Skotlandia musim 2019/2020 resmi dihentikan. Glasgow Celtic yang memimpin klasemen dipastikan menjadi kampiun liga musim ini.

Mayoritas Ingin Berhenti

Melalui laman resminya, operator Scottish Professional Football League (SPFL) resmi mengumumkan penghentian kompetisi sepak bola Skotlandia di semua level. Mulai dari Scottish Premier League hingga League Two musim 2019/2020 tidak akan dilanjutkan di sisa waktu yang ada.

Hal ini diputuskan berdasarkan hasil pemungutan suara yang dilakukan oleh operator SPFL terhadap seluruh kontestan liga musim ini. Mayoritas dari mereka, termasuk 12 tim Premier League sepakat untuk menghentikan kompetisi musim ini. Situasi yang tidak memungkinkan karena efek pandemi membuat mereka ragu untuk melanjutkan kompetisi dalam waktu dekat.

Pimpinan SPFL Neil Doncaster, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah mengupayakan agar kompetisi musim depan dapat bergulir dengan aman. Ia berharap situasi dapat segera pulih sehingga sepak bola Skotlandia dapat kembali mengejar ketertinggalan.

Sementara itu, Kepala Komisaris SPFL Murdoch McLennan, menyebut bahwa semua orang lebih suka melihat pertandingan sepak bola langsung di stadion. Oleh sebab itu, mereka terpaksa menghentikan kompetisi musim ini untuk mempersiapkan bergulirnya liga musim depan.

Sembilan Kali Beruntun Dominasi Celtic

Dari 12 klub yang berkompetisi di Scottish Premier League, di data casino online 10 diantaranya telah memainkan 30 laga. Sedangkan 2 lainnya yakni Rangers dan St. Johnstone masih memainkan 29 pertandingan. Oleh sebab itu, operator liga memutuskan posisi klasemen akhir dengan menghitung perolehan poin per pertandingan.

Dengan ini, Celtic yang duduk di tahta teratas klasemen didapuk sebagai juara Scottish Premier League 2019/2020. Mereka unggul jauh atas Rangers di posisi kedua. Ini merupakan trofi liga ke sembilan kali secara beruntun bagi Celtic. Dominasi The Bhoys di kancah domestik tidak pernah tersaingi sejak tahun 2010 hingga saat ini.

Di sisi lain, Hearts yang berada di posisi juru kunci harus rela terdegradasi ke Divisi Championship. Plot kosong yang ditinggalkan Hearts musim depan akan diisi oleh Dundee United yang sukses menjuarai Divisi Championship musim ini.

Banyak Mendapat Kritik

Sayangnya, keputusan SPFL untuk menghentikan seluruh kompetisi di Skotlandia musim ini menuai banyak kritik dari banyak pihak. Beberapa legenda sepak bola, pengamat, hingga kalangan media di negara tersebut mengaku kecewa dengan keputusan yang dibuat SPFL.

Salah satu yang cukup banyak melontarkan kritik adalah rival sekota Celtic, Glasgow Rangers. Pelatih Rangers, Steven Gerrard, menyebut bahwa keputusan tersebut tidak adil. Gerrard menilai bahwa voting yang dilakukan oleh operator liga bukan langkah yang tepat untuk menentukan nasib kompetisi.

Mantan bintang Liverpool tersebut bahkan mengaku sangat kecewa lantaran pihak SPFL tidak melakukan tugasnya secara transparan. Ia ragu dan curiga dengan keputusan yang dibuat oleh operator liga selama ini. Gerrard berharap pihak berwenang dapat melakukan penyelidikan untuk memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan kinerja SPFL.

Meski begitu, pihak SPFL sendiri mengaku tidak ada yang salah dengan keputusan yang mereka ambil. Pembatalan kompetisi tersebut sejalan dengan peraturan UEFA yang membolehkan setiap federasi dan operator liga untuk menentukan kelanjutan kompetisi di negaranya.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!