Lini Depan City Tumpul, Pep Guardiola Tak Ingin Korbankan Aguero

0 26

Berita Sepakbola – Penampilan Manchester City kian menurun dalam beberapa bulan terakhir. Setelah gagal bersaing dengan Liverpool di Premier League musim lalu, kini The Citizens terseok-seok di kompetisi yang sama. Hingga pekan ke-9 musim ini, City masih tertahan di papan tengah klasemen Premier League, tepatnya di peringkat ke-13.

Tumpulnya lini serang disinyalir menjadi penyebab utama merosotnya performa anak asuh Pep Guardiola. Pelatih asal Spanyol tersebut sebenarnya punya opsi untuk memainkan Sergio Aguero. Namun, ia tak ingin mengambil risiko dan memilih untuk tetap mengistirahatkan striker Timnas Argentina tersebut.

Seret Gol

Manchester City musim ini telah memainkan 8 pertandingan di Premier League. Dari 8 pertandingan tersebut, City hanya mampu meraih 3 kemenangan. Sementara 3 laga berakhir imbang dan 2 lainnya berakhir dengan kekalahan. Alhasil, kini mereka terpaku di urutan ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin.

Dalam 5 laga terakhir di Premier League, City hanya bisa meraih 2 kemenangan. Mereka bahkan harus menelan kekalahan 0-2 atas Tottenham Hotspur, Minggu malam (22/11) kemarin.

Dalam laga tersebut, lini depan City menjadi sorotan. Performa para penyerang The Citizens dianggap sama sekali tak memberikan kontribusi maksimal. Mereka hanya mampu mencatatkan 5 tembakan tepat sasaran dari 22 kali percobaan. Sialnya, tak satu pun dari itu semua yang berbuah gol.

Tak hanya dalam laga kontra Spurs, dalam laga-laga sebelumnya, performa para penyerang City juga begitu. Mereka hanya bisa mengurung pertahanan lawan tanpa mampu melepaskan tembakan mematikan.

Catatan gol City di Premier League bahkan menunjukkan angka minus 1. Artinya, mereka lebih banyak kebobolan daripada membobol gawang lawan. Total 10 gol yang diciptakan City musim ini bahkan kalah dari Leeds United dan Brighton yang berada di bawah mereka.

Butuh Aguero

Untuk mengatasi persoalan ini, Pep Guardiola diminta untuk menurunkan striker andalannya, Sergio Aguero. Penyerang 32 tahun itu dianggap sebagai solusi terbaik untuk mengatasi seretnya gol City musim ini.

Musim lalu saja, Aguero menjadi pemain tersubur City dengan total 16 gol di Premier League. Tak hanya ahli dalam melakukan penyelesaian akhir, ia juga mahir dalam membuka ruang untuk membantu rekannya menciptakan peluang.

Sayangnya, peran Aguero di skuad utama City musim ini tak begitu terlihat. Sejauh ini, ia hanya tampil sebanyak 3 kali di semua kompetisi. itu pun, ia tak bermain penuh selama 90 menit.

Cedera parah menjadi penyebab Aguero tak mendapat banyak kesempatan musim ini. Ia mengalami cedera lutut yang memaksanya absen sejak Juni lalu. Sempat sembuh pada pertengahan Oktober lalu, Aguero harus kembali menepi setelah mendapat cedera hamstring. Akibatnya, ia harus kembali istirahat selama beberapa pekan.

Keputusan Sulit

Pep sebenarnya sadar bahwa yang dibutuhkannya saat ini adalah Aguero. Namun, ia tak ingin mengambil resiko untuk memainkan mantan punggawa Atletico Madrid tersebut. Pasalnya, Aguero kini sudah tidak muda lagi. Kondisi fisiknya tak sekuat dulu.

Hal ini terbukti saat ia tampil dalam beberapa laga bulan lalu. Sempat dimainkan sebagai starter, kebugaran Aguero menurun drastis di babak kedua yang membuat Pep terpaksa menariknya keluar. Dengan kondisi yang demikian, bukan tidak mungkin Aguero mendapat cedera yang jauh lebih parah jika dipaksa untuk bermain.

Oleh sebab itu, Pep memilih untuk mengistirahatkan Aguero hingga kondisi fisiknya benar-benar pulih. Dengan begitu, lebih besar kemungkinan City untuk kembali bangkit bersama skuad terbaik yang ia miliki. Pep yakin tak butuh waktu lama bagi tim asuhannya untuk segera bangkit ke puncak performanya.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!