Madrid Ajukan Diri Sebagai Tuan Rumah Liga Champions

0 143

Berita Sepakbola, – UEFA saat ini dikejar deadline untuk segera bisa merampungkan Liga Champions musim ini. Bahkan beberapa klub kontestan dan pemerintah turut serta menyumbangkan ide untuk mencari solusi penyelesaian masalah ini.

Imbas Dari Corona

Menurut para pengamat sepak bola, musim ini adalah musim yang sangat aneh. Pasalnya di data casino online banyak jadwal dari pertandingan sepak bola yang terpaksa gagal berlangsung akibat harus terhenti karena merebaknya virus corona. Mau tidak mau para pihak penyelenggara ambil langkah cepat untuk menentukan hari, menyusun ulang jadwal mereka.

Memang sekali lagi corona menjadi alasan utama di musim ini banyak jadwal menjadi buyar. Padahal sudah disusun rapi sejak jauh-jauh hari. Termasuk apa yang sudah disusun UEFA soal laga final dari Liga Champions yang semula akan berlangsung di Istanbul pada 30 Mei 2020 lalu. Namun rencana itu ternyata gagal dan harus menyusun baru lagi karena waktu tidak memungkinkan.

Sejauh ini PR besar yang tengah ditangani UEFA adalah untuk segera menyelesaikan beberapa liga domestik. Barulah jika masing-masing liga domestik sudah selesai semua, mereka baru akan memulai fase gugur dari kompetisi Liga Champions dan Liga Europa. Meski demikian, pihak UEFA bisa saja mengambil langkah ekstrem jika resiko penyebaran virus corona terlalu besar.

Rencana di Istanbul Gagal

Hingga saat ini pihak UEFA masih belum memberikan keterangan terkait rencana memainkan laga final Liga Champions di Istanbul seperti rencana awal. Namun bisa dipastikan rencana tersebut berpeluang besar akan gagal dan tidak jadi dilakukan. Hal ini karena UEFA pasti akan lebih memilih negara mana yang sudah lebih dulu bisa mengatasi pandemi virus corona ini dengan lebih baik.

Memang sempat muncul beberapa skema. Salah satunya yang paling populer adalah dikumpulkannya setiap tim di suatu negara. Mungkin bisa dimulai dari babak perempat final dan menyelesaikan kompetisi di stadion yang sudah ditunjuk.

Langkah ini bisa dipakai karena bisa untuk mencegah setiap tim terus bepergian dan resiko tertular bisa diminimalisir. Pada intinya pihak UEFA harus lebih menyederhanakan sistem kandang-tandang seperti yang sudah dilakukan sebelumnya.

Madrid Ajukan Diri

Pada 17 Juni 2020 mendatang, pihak UEFA berencana mengadakan pertemuan akbar. Namun belum ada agenda pasti akan pertemuan tersebut. Meski begitu bisa dipastikan mereka akan membahas masalah ini. Dan yang terpenting adalah soal dimana tempat yang paling tepat untuk menggelar laga final.

Menjelang pertemuan para petinggi UEFA tersebut, baru-baru ini Madrid melalui Walikota mereka mencoba memberikan solusi dengan mengajukan diri. Jose Luis Martinez, sebagai orang nomor satu di kota Madrid ini mencoba memberikan pilihan untuk mengatasi masalah tempat untuk digelarnya laga final. Meski perlu lebih banyak pertimbangan yang lebih matang, namun dia yakin jika Madrid sudah mampu menjadi tuan rumah dari final UCL mendatang.

“Saya tahu masih ada beberapa hal penting lainnya yang harus diselesaikan. Tetapi saya umumkan jika kami siap jika pertandingan penting Liga Champions ini dilaksanakan di kota kami (Madrid),” ungkap Martinez sebagai walikota Madrid.

Sejauh ini belum ada pengumuman resmi lebih lanjut soal kemungkinan mengubah lokasi dari pihak UEFA. Namun kecil kemungkinan laga final ini akan kembali digelar di lokasi semula seperti rencana sebelumnya.

Dan jika UEFA benar-benar setuju dengan ide yang sudah dilontarkan Walikota Madrid tersebut, nampaknya markas Real Madrid akan menjadi salah satu venue event ini. Sejauh ini Santiago Bernabeu dengan segala fasilitas yang sudah dimiliki mampu untuk menggelar laga penentu di Liga Champions ini.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!