Manajer PSMS Senang, Grup Dibagi Secara Zonasi

0 9

Tiketprediksi.net – PSMS Medan menyebut bahwa pembagian grup untuk Liga 2 musim ini sudah cukup realistis. Hal ini tentu saja lantaran tidak diacak atau dibagi secara asal-asalan. Pada musim ini, pembagian dilakukan berdasarkan zonasi terdekat dari masing-masing klub.

Klub PSMS yang berjuluk Ayam Kinantan ini dalam Liga 2 nantinya akan bergabung dalam satu grup Sumatra. Dalam grup satu itu klub ini akan saling bertanding melawan PSPS Riau, Semen Padang, Sriwijaya FC, Muba Babel United dan KS Tiga Naga.

Manajer Senang Pembagian Tidak Diacak

Manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang merasa bahwa pembagian yang tidak acak ini cukup ideal dan realistis jika melihat kondisi negri yang masih dilanda oleh pandemic Covid-19.

Mulyadi mengatakan bahwa dirinya menilai memang pembagian grup ini cukup efisien dari sisi finansial. Sebab tim tidak harus mengeluarkan cukup banyak biaya untuk bermain di kota salah satu tim dalam satu tim.

Jika saja pembagian grup ini dilakukan secara acak bisa saja kemungkinan tim PSMS masuk dalam grup Medan. http://www.rohitab.com/discuss/user/158409-marrymiracle/ Jika benar begitu, maka berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan. Tentulah keputusan tegas dan realistis ini begitu didukung oleh manajer tim PSMS itu.

Dirinya merasa bahwa grup Sumatra ini tidak ada yang tampak terlalu menonjol. Ia mengamati bahwa semuanya hampir merata. Siapapun nantinya yang menjadi tuan rumah untuk grup satu, dia biasa saja. Skuat PSMS akan siap bertarung di kendang manapun.

Mulyadi menambahkan bahwa pihaknya memasang target untuk bisa lolos dari babak penyisihan grup yang menerapkan sistem double round robin atau bertanding dua kali jumpa dengan lawan itu. Dirinya juga menyebutkan bahwa grup yang ditempati oleh PSMS Medan dan tiga grup lainnya tidak ada yang memiliki julukan grup neraka ataupun grup maut. Memang menurutnya seluruh grup tampak merata. Targetnya PSMS bisa lolos di grup satu dan lanjut pada fase berikutnya.

Menang Lawan PSPS di Laga Tur

Dalam melakukan persiapan menjelang bergulirnya Liga 2, PSMS Medan melakukan laga tur dengan beberapa klub. Pada laga terakhirnya yang bertanding melawan PSPS Pekanbaru dan berhasil menang. PSMS menang atas PSPS Riau dengan skor 2-0.

Mamadou Hady Barry menjadi salah satu pencetak gol yang membuat kemenangan untuk Ayam Kinantan. PSMS membekuk lawan di kandangnya dengan dua kali menjebol gawang.

Striker bertubuh jangkung itu baru main di babak kedua setelah menggantikan pemain trial yang belum lama bergabung dengan klub. Nanang Asripin merupakan pemain trial yang mencetak gol di babak pertama lewat sundulannya.

Dikabarkan bahwa pemain ini dilaporkan baru saja menjalin kesepakatan dengan prakontrak ini baru bergabung dengan tim. Dirinya sama sekali belum pernah berlatih dengan Rachmad Hidayat dan teman-temannya.

Selain dua nama pemain di atas, pemain trial yang juga baru bergabung dengan PSMS selama di Pekanbaru yakni eks pemain Arema FC. https://seekingalpha.com/user/54700654/comments Dia adalah Yoga Eka Firmansyah Hera.

Pelatih kepala PSMS, Ansyari Lubis mengatakan bahwa dia mengira bahwa pemain trial itu memiliki banyak nilai positif yang bisa didapat oleh pihaknya. Dirinya berharap mudah-mudahan mereka bisa lebih cepat lagi berkembang dan bisa tune in kembali bersama dengan teman yang lain.

Disinggung tentang gol Mamadou Hady Barry yang bisa berhasil mengecoh penjaga gawang dengan tendangan lambung yang berasal dari jarak jauh, pelatih PSMS yang kerap disapa Uwak itupun memuji gol cantik yang tercetak. Meskipun demikian, Ansyari tetap memberikan kredit untuk tidak cepat besar kepala dan berbangga hati. Tentu dirinya tahu bahwa masih banyak aspek lain yang menjadi pilihan utama.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!