McTominay Cetak Brace, Ini Tanggapan Solskjaer

Sumber : icdn.strettynews.com/wp-content/uploads/2020/06/mctominay.jpg
0 8

Berita Sepakbola – Dari laga Manchester United kontra Leeds United Minggu (20/12/2020), pasukan Setan Merah menang telak sekaligus pesta gol dengan skor akhir 6:2. Kemenangan ini membuat Manchester United menduduki peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 26 poin.

Pesta Gol

Bermain di markas sendiri, Old Trafford menjadi saksi kebangkitan Manchester United yang berhasil menumbangkan lawannya dengan skor telak. Tim yang kini dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer ini berhasil pesta gol dan memaksa Leeds United pulang tanpa satu poin pun setelah laga berakhir dengan skor 6:2.

Dua dari enam gol yang berhasil dicetak Manchester united disumbangkan oleh Scott McTominay di babak pertama saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Dua gol lainnya disumbangkan oleh Bruno Fernandes. Sedangkan dua gol lainnya masing-masing dicetak Victor Lindelof dan juga Daniel James.

Sedangkan tim tamu dalam laga Minggu malam ini hanya mampu membalas dua gol saja, satu di babak pertama dan satunya dari babak kedua. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-41 Liam Cover berhasil memperawani gawang David De Gea. Kemudian gol kedua mereka dicetak pada menit ke-73 di babak kedua oleh Stuart Dallas. Berkat kemenangan besar ini pasukan setan merah naik empat peringkat dari posisi ketujuh kini ke peringkat ketiga.

Aksi Kilat McTominay

Dalam laga kemenangan Manchester United kali ini McTominay membuat banyak orang terkejut dengan aksi gol kilatnya. Banyak yang terperanjat melihat aksi cepat pemain timnas Skotlandia ini saat membelah pertahanan dari Leeds United. Namun tidak demikian dengan Solskjaer yang sudah menyadarinya sejak awal. Sang pelatih sudah tahu kalau pemain 24 tahun ini memiliki naluri mencetak gol tinggi.

Seperti diungkapkan kepada BBC Radio 5 Live, Solskjaer mengungkapkan jika Scott McTominay ketika masih kecil pernah bermain sebagai seorang striker. Dalam hal fisik, Scott adalah seorang monster yang kerap kali memenangkan duel udara yang juga memenangkan tackle dengan kekuatan dan kecepatan yang dimiliki.

Menurut sang pelatih, pemain 24 tahun ini hanya berlari menuju ruang yang semestinya, dan pemain lain juga mampu menciptakan ruang untuk penyelesaian yang manis. Terkadang pelatih asal Norwegia ini melarang Scott melakukan hal tersebut, karena naluri alaminya adalah gelandang serang. Namun ketika dia bisa melihat ruang untuk apa harus dihentikan? Meski demikian, pemain bernomor punggung 39 ini juga hebat dalam menjaga empat bek di belakangnya.

Solskjaer Jawab Soal Kritikan

Kemenangan dari laga kali ini seakan membungkam banyak anggapan miring yang selalu mengikuti perjalanan Ole dan pasukannya sejak awal musim. Memang beberapa laga terakhir ini seruan Ole-Out kembali berdengung. Hal ini dikarenakan terkadang tim asuhannya tampil buruk, terlebih lagi mengingat kegagalan di Liga Champions. Meski akhirnya mereka masih memiliki kans di Liga Europa musim ini.

Kemenangan ini sekaligus memangkas jarak dengan pemuncak klasemen saat ini yang masih menjadi milik Liverpool dengan selisih lima angka. Solskjaer sadar akan kritikan yang selalu mengikuti langkahnya, namun dia selalu menyiapkan timnya untuk menghadapi setiap rintangan yang menghadang.

Pelatih 47 tahun ini juga berusaha memberikan pendekatan terhadap permainan dengan baik. Cara yang digunakan Ole adalah dengan menyaksikan beberapa video, kemudian mencari cara menghentikan mereka yang menyakiti pasukan Setan merah. Menurut Ole ini adalah langkah yang bagus untuk memecahkan masalah yang ditemui anak asuhnya dalam setiap laga.

Untuk paruh pertama musim ini, Solskjaer masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup serius dengan memastikan timnya menyapu bersih tiga laga tersisa sebelum bursa transfer dibuka Januari mendatang. Jadwal terdekat yang akan dilalui Manchester United adalah laga kontra Everton di babak perempat final Piala Liga pada hari Kamis (24/12/2020) mendatang.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!