Mikel Arteta Sebut Kekalahan Timnya Karena Lawan Gunakan Strategi Parkir Bus

Sumber : apicms.thestar.com.my/uploads/images/2020/09/29/878757.JPG
0 12

Berita Sepakbola – Sama seperti beberapa laga sebelumnya, Mikel Arteta masih sibuk mencari alasan untuk menjawab kesulitan yang dihadapi timnya di Liga Premier musim ini. Kali ini arsitek serangan Arsenal ini menyebut tim lawan terlalu Defensif.

Puasa Kemenangan

Hasil buruk terhangat yang baru saja menimpa Arsenal adalah kalah 1:2 dari Everton pada hari Minggu (20/12/2020) dini hari kemarin. Laga tandang ke Goodison Park tersebut semakin memperpanjang rekor tidak pernah menang selama tujuh laga terakhir di Liga Premier Musim ini. Bahkan dari tujuh laga terakhir ini The Gunners hanya mampu menghasilkan dua poin dari dua laga imbang.

Hasil buruk ini semakin membuat posisi Mikel Arteta sebagai pelatih kian terancam. Sang pelatih dianggap tidak bisa memberikan solusi atas hasil buruk yang tengah menimpa timnya saat ini. Namun kali ini pelatih berusia 38 tahun ini berani menjawab jika kekalahan timnya disebabkan karena lawan bermain dengan gaya pasif-negatif.

Arteta juga meyakini jika kelelahan yang dialami timnya dari beberapa laga karena lawan menggunakan taktik parkir bus. Pada kenyataannya memang tim-tim dengan gaya bermain inilah yang banyak mengantongi kemenangan di Premier League.

Lawan Tim Parkir Bus

Kekalahan dari Everton di akhir pekan kemarin juga dinilai karena The Toffees menggunakan gaya bermain parkir bus. Skenario serupa ini juga yang membuat Arsenal tumbang di beberapa laga sebelumnya. Mereka mampu membawa bola namun tidak bisa menciptakan peluang.

Selain taktik diatas, Mikel Arteta menjelaskan jika kesulitan yang dialami timnya karena lawan terlalu defensif. Banyak peluang yang gagal diciptakan Aubameyang dan kolega karena lawan seakan tidak mau bermain. Seperti yang sudah diungkapkan pada laman resmi Arsenal, Arteta menyebutkan jika kesulitan ini berulang dari laga ke laga.

Sebagai contoh ketika melawan Burnley (14/12) pekan lalu dimana Arsenal kalah 1:2 di kandang sendiri. Arsenal kalah dari tim tamu dimana Burnley tidak melepas satupun tembakan tepat sasaran ke gawang The Gunners. Begitulah gaya bermain yang tengah digunakan banyak kontestan di Liga Inggris sehingga mampu memenangi banyak pertandingan.

Bahkan situasi ini membuat The Gunners gagal menciptakan 15 sampai 20 peluang ketika bertemu tim dengan gaya bermain seperti ini. Dan menurut Mikel Arteta ini adalah pertandingan yang tidak realistis.

Banyak Masalah Lainnya

Meski demikian sang pelatih tidak lantas menyalahkan satu keadaan ini saja. Pelatih yang menjabat sejak tahun 2019 ini juga mengaku jika timnya memiliki masalah krusial lainnya yang perlu dibenahi. Memang timnya kesulitan menciptakan peluang, namun ini bukan titik utama masalah mereka.

Tim asal London Utara ini juga terkadang harus bermain dengan 10 pemain, bahkan dari beberapa laga mereka terpuruk akibat gol bunuh diri. Bahkan di laga kontra Everton akhir pekan kemarin kemenangan tim tamu juga disokong dari gol bunuh diri yang dilakukan Rob Holding di menit ke-22. Saat semua masalah itu terjadi secara bersamaan, bisa dipastikan Arsenal akan masuk dalam situasi yang teramat sulit.

Berkat kekalahan atas Everton Minggu dini hari kemarin, Arsenal akhirnya gagal merangkak naik ke sepuluh besar klasemen musim ini. Mereka masih diharuskan bertahan lebih lama di peringkat ke-15 dengan koleksi total 14 poin. Untuk bisa masuk ke sepuluh besar klasemen, pasukan Mikel Arteta masih diharuskan mengumpulkan tujuh poin.

Jumlah tersebut harus bisa mereka penuhi mengingat paruh pertama musim ini akan segera berakhir. Sebelum bursa transfer dibuka, Arteta harus bisa memastikan timnya berada di posisi terbaik terlebih dahulu.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!