Minim Kesempatan, Martin Odegaard Minta Izin Pergi Dari Real Madrid

Sumber : thesun.co.uk/wp-content/uploads/2020/
0 13

Berita Sepakbola – Rasa frustasi yang kini tengah dialami Martin Odegaard nampaknya sudah mencapai puncaknya. Bahkan salah satu pemain bintang milik Real Madrid ini dikabarkan sudah meminta izin kepada pihak klub untuk segera melepasnya di Januari 2021 ini.

Minim Jam Bermain

Setelah musim lalu sempat bersinar bersama Real Sociedad, Martin Odegaard akhirnya kembali dipanggil Zinedine Zidane untuk menjadi bagian dari skuad utama Real Madrid. Namun situasi yang ditemuinya malah diluar dugaan.

Pemain muda asal Norwegia ini malah jarang dimainkan oleh sang pelatih. Bahkan semakin hari situasi yang dialaminya semakin tidak menentu. Kesempatan bermain reguler yang diharapkan tidak menjadi kenyataan. Bahkan data menyebutkan jika wonderkid milik El Real ini baru dimainkan sebanyak 367 menit.

Dari sepuluh laga terakhir Los Blancos, Martion Odegaard tidak mendapatkan kesempatan bermain. Situasi ini diperparah saat Real Madrid akan berlaga melawan Alcoyano di ajang Copa Del Rey (21/1/2021) kemarin.

Dalam laga tersebut Zidane tidak mencantumkan nama Odegaard ke dalam skuad. Gelandang 22 tahun ini terakhir kali diturunkan pada laga Real Madrid kontra Shakhtar Donetsk (2/12/2020) lalu. Situasi ini akhirnya memaksa sang pemain melakukan langkah tegas dan ingin angkat kaki dari Santiago Bernabeu.

Keinginan Odegaard

Setelah tidak dimasukkan kedalam skuad yang akan berlaga melawan Alcoyano di ajang Copa Del Rey, Odegaard dikabarkan meminta izin untuk meninggalkan Los Blancos. Kabar ini diamini oleh Marca. Dimana mereka mengklaim jika sang pemain mulai frustasi dan memilih angkat kaki dari Santiago Bernabeu pada jendela transfer musim dingin ini. Sang gelandang meminta pihak manajemen untuk meminjamkannya ke klub lain setelah Zidane tidak memilihnya lagi di sekuad utama.

Meski demikian sang pelatih terlihat lebih menjadikan Odegaard sebagai opsi pemain pengganti untuk timnya daripada benar-benar memaksimalkan potensi yang dimiliki pemain 22 tahun ini.

Sebenarnya sejak awal musim kompetisi 2020/2021 ini dimulai, sang playmaker digadang-gadang akan mendapatkan tempat utama di skuad utama Real Madrid setelah melakoni dua laga awal La Liga Spanyol. Nahasnya sang pemain mengalami cedera yang membuat kesempatan ini sirna begitu saja.

Selain itu buruknya tren yang tengah dialami pasukan Los Merengues musim ini juga memaksa Zinedine Zidane tidak mengambil resiko. Sang pelatih memilih mengandalkan beberapa pemain berpengalaman sehingga mengesampingkan potensi para pemain muda seperti Odegaard. Sejauh ini belum ada laporan kemana Odegaard akan berlabuh. Yang pasti tekadnya untuk menambah jam terbang sudah cukup bulat, bahkan jika kesempatan itu datang dari klub lain.

Dilema Real Madrid

Mengingat usianya masih di angka 22 tahun, Real Madrid tentu sudah menyadari jika Martion Odegaard adalah investasi jangka panjang yang mereka miliki saat ini. Karena hal inilah sang pemain bisa menjadi aset berharga bagi tim yang kini tengah ingin mengurangi beban gaji klub.

Disisi lain akan sangat disayangkan jika sang pemain terus-terusan dipinjamkan ke klub lain. Seperti diketahui sebelumnya, Odegaard tercatat sudah tiga kali dipinjamkan ke klub berbeda untuk mematangkan permainannya dan juga mendapatkan jam bermain lebih banyak.

Dilema lainya, manajemen Real Madrid musim ini juga masih dipusingkan dengan kontrak pemain vital seperti Sergio Ramos yang tidak kunjung menemui titik temu. Bek veteran tersebut diketahui juga akan segera kehabisan kontraknya.

Negosiasi kontrak yang diajukan klub juga masih dipandang sebelah mata oleh sang pemain. Meski demikian Real Madrid juga belum menyerah untuk tetap membuat bek andalannya ini bertahan di Santiago Bernabeu. Untuk itu manajemen harus bergerak cepat sebelum mereka kehabisan waktu.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!