Pelatih Ansan Greeners Sebut Beruntung Punya Asnawi, Ada Apa?

0 19

Tiketprediksi.net – Kompetisi Korea Selatan baik divisi pertama maupun kedua kini tengah memasuki pekan-pekan yang berat. Musim atau cuaca yang berubah menjadi panas menjadi salah satu momok tersendiri bagi pemain-pemain di sana.

Tak terkecuali klub yang dibela Aswani Mangkualam, Ansan Greeners yang bermain di K League 2. Kini klub yang bermarkas di Ansan Wa Stadium tersebut kini menduduki posisi keenam klasemen sementara.
Dengan perolehan 28 poin dari 22 pertandingan.

Pastinya klub yang dijuluki Green Wolves itu mayoritas diperkuat oleh pemain-pemain asal Korea Selatan. Dimana orang-orang di sana cenderung lebih bisa beraktivitas lebih baik di cuaca yang lebih dingin. Hal tersebut lah yang membuat cuaca panas dapat menghambat permainan.

Keuntungan Asnawi Mangkualam

Sementara itu pelatih Ansan Greeners, Gil-sik Kim justru melihat suatu keberuntungan dalam diri Asnawi Mangkualam. Dimana pemain asal Indonesia itu berasal dari negara tropis yang cuacanya stabil hangat dari bulan ke bulan.

Disinyalir oleh sang pelatih bahwa jika dalam musim panas ini, permainan Asnawi Mangkualam tidak akan berubah. Karena dirinya sudah kebal dengan cuaca tersebut dan merasa baik-baik saja. Bahkan dengan cuaca itu kemungkinan permainannya bertambah bagus. Karena selama ini Korea Selatan mengalami musim yang cenderung lebih dingin.

Dengan menyatunya kondisi alam dengan kenaturalan tubuhnya diprediksikan kuat bahwa sang pemain akan bermain lebih baik. Tetapi bisa juga karena sudah beradaptasi dengan cuaca yang lebih dingin maka Asnawi Mangkualam harus beradaptasi lagi dengan cuaca panas. Namun itu semua kembali kepada sang pemain bagaimana bisa mengikuti pola alam.

Sejak hijrah pada Februari silam, Asnawi Mangkualam belum pernah merasakan cuaca hangat lagi. Dirinya hanya pernah merasakan cuaca yang lebih hangat saat memperkuat Indonesia pada laga di UEA lalu.

Selalu Menjadi Andalan

Setelah diboyong Ansan Greeners pada Februari lalu, Asnawi Mangkualam selalu menjadi andalan sang pelatih, Gil-sik Kim di posisi bek kanan. Hingga pekan ke-22, pemain kelahiran Makassar ini telah diturunkan sebanyak 9 kali dan sukses membuat 1 assist.

Assist tersebut diberikan kepada penyerang pengganti, Jae-min Shim pada laga pekan ke-8 melawan Daejeon Hana. Dimana pada pertandingan itu timnya menang dengan gol tunggal 1-0, berkat kreasi dua nama tersebut.

Total Asnawi Mangkualam 14 kali harus absen dari lapangan pertandingan membela Green Wolves. Dengan rincian 6 laga karena masalah fit dan sekali karena harus menjalani masa karantina. Paling banyak sang pemain tidak bisa diturunkan sebab membela timnas Indonesia pada gelaran World Cup Qualification lalu.

Sementara itu pada pekan ke-19, dirinya harus diistirahatkan dari lapangan karena baru kembali dari UEA. Pada laga tersebut Asnawi Mangkualam harus rela menonton timnya hanya bermain imbang di markas Seoul E-Land.

Dengan masih tersisa 13 pertandingan diprediksi Asnawi Mangkualam masih akan dipercaya menjadi pemain andalan tim. Apalagi dengan masuknya negara Korea Selatan ke musim panas yang membuat pemain lokal kesulitan bermain.

Jadi Panutan Bagus Kahfi

Selalu menjadi andalan pelatih Ansan Greeners dalam menghadapi laga demi laga, membuat Bagus Kahfi menjadikan Asnawi Mangkualam panutan. https://fusecommunity.fortinet.com/get-started/members/profile?UserKey=e4a85a74-ee49-418e-bb74-0acd45b5fd9e Kerja keras sang pemain lah yang menjadikannya bisa terus menjadi kepercayaan pelatih. Hal itu lah yang dicoba untuk ditulari ke diri Bagus Kahfi sendiri.

Dimana kini mantan pemain timnas U19 itu telah masuk menjadi pemain Jong Utrecht. Dipastikan sang pemain akan siap melakukan persaingan yang ketat dengan para pemain muda lainnya di klub Belanda itu. Selain itu faktor cuaca dan kultur baru juga menjadi penghalang yang harus coba ditantang.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!