PSG Mengaku Salah Ketika Harus Melepaskan Edinson Cavani dan Thiago Silva

0 45

Berita Sepakbola – Seperti sudah diketahui sebelumnya jika raksasa Liga 1 Prancis, PSG telah melepaskan Edinson Cavani dan Thiago Silva pada musim panas kemarin. Namun ternyata Les Parisiens membuat kesalahan dengan melepas kedua pemain penting tersebut.

Dilepas Percuma

Pada bursa transfer musim panas kemarin, Paris Saint-Germain diketahui mengakhiri masa bakti dari Ednson Cavani dan Thiago Silva. Kedua pemain ini dilepas begitu saja setelah kontrak bermain mereka habis dan tidak diperpanjang.

Hingga akhirnya kedua pemain ini kompak untuk hijrah ke Liga Premier Inggris. Thiago Silva diketahui lebih dulu mendapatkan klub barunya, yakni Chelsea. Sedangkan Edinson Cavani secara mengejutkan di hari terakhir sebelum penutupan bursa transfer resmi menjadi pemain Manchester United.

Sementara PSG sendiri kini tengah dilanda situasi genting dengan badai cedera yang menerpa banyak pemainnya. Mereka diketahui harus kehilangan tiga pemain utamanya, yaitu Neymar, Mauro Icardi, dan juga Kylian Mbappe.

Selain itu, PSG kini terlihat kocar-kacir menghadapi pertandingan di awal kompetisi musim ini. Meski demikian mereka bisa kembali menduduki pemuncak klasemen Liga 1 Prancis musim 2020/2021 ini.

Keputusan yang Salah

Diakui oleh Manajer Olahraga PSG, Leonardo de Araujo jika timnya sudah mengambil keputusan yang salah dengan melepas Edinson Cavani dan Thiago Silva. Namun pihaknya merasa terpaksa melepas kedua punggawa penting ini dikarenakan mereka tidak mampu memenuhi tuntutan yang diinginkan keduanya. Alhasil berpisah menjadi jalan terbaik untuk mengatasi hal tersebut.

Seperti dilansir dari Daily Mail, dimana Leonardo mengungkapkan jika dirinya tidak bisa berkata apa-apa. Sebelumnya dirinya sudah bertemu dengan pihak dari kedua pemain tersebut.

Namun apa daya kondisi klub saat itu tidak memungkinkan untuk mencukupi keinginan kedua pemain yang dimaksud. Kondisi ini adalah soal finansial setelah pandemi dan juga dipengaruhi oleh usia sang pemain.

Lebih jauh Leonardo menjelaskan jika klubnya saat itu masih mengandalkan peran Marquinhos dan Kimpembe. Memang sulit untuk melepas kedua pemain penting ini. Dan sebagai pihak manajemen, Leonardo mengaku ini adalah keputusan salah yang sudah dia ambil.

Padahal jika melihat ke belakang, sosok Cavani merupakan jimat keberuntungan pelatih Thomas Tuchel sejak diboyong dari Napoli pada tahun 2013 lalu. Bahkan pemain Uruguay tersebut menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah PSG dengan koleksi 200 golnya. Dia merupakan striker super yang mampu mencetak gol dalam kondisi apapun.

Mulai Bersinar Kembali

Setelah mengakhiri masa bakti di Paris Saint-Germain, kedua pemain ini ternyata mulai kembali bersinar di Liga Premier Inggris bersama tim barunya. Tidak bisa dipungkiri kedua pemain ini dilihat dari segi usia memang sudah tidak lagi muda. Namun servis yang disajikan keduanya masih sangat baik untuk ukuran pemain level Eropa.

Saat ini Thiago Silva mulai menjadi pilar penting di lini belakang bersama Chelsea. Pemain asal Brasil ini diketahui sudah memberikan kontribusi membantu gawang Chelsea bisa melakukan tujuh kali clean sheet sejak tujuh laga perdananya. Terbaru, pemain berusia 36 tahun ini ikut menyumbangkan satu golnya saat Chelsea menumbangkan Sheffield United dengan skor akhir 4:1 akhir pekan lalu.

Sementara mantan rekannya di PSG, Edinson Cavani juga ikut tampil apik bersama Manchester United. Kualitas pemain asal Uruguay ini ternyata masih baik dan tidak menurun sama sekali.

Bahkan pemain yang sudah berusia 33 tahun ini mampu mencetak gol perdananya di Liga Premier untuk skuad Setan Merah akhir pekan lalu. Dimana kali itu dia diturunkan pelatih Ole Gunnar Solskjaer ketika Manchester United menang 3:1 dari Everton.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!