Scott Parker Curiga Ada Permainan Mafia Di Balik Penundaan Laga Tottenham vs Fulham

0 8

Berita Sepakbola – Manajer Fulham, Scott Parker, menaruh rasa curiga terhadap keputusan panitia liga terkait penundaan pertandingan Tottenham Hotspur vs Fulham. Pertandingan yang sejatinya dihelat pada pekan lalu tersebut terpaksa ditunda karena adanya kasus Covid-19. Namun, hingga kini tidak ada penjelasan secara detail terkait kasus yang dimaksud.

Penundaan jadwal tersebut membuat Parker geram. Pasalnya, panitia memberitahu bahwa pertandingan ditunda tepat beberapa jam sebelum pertandingan. Alhasil, strategi yang telah direncanakan Parker buyar dan terpaksa menggantinya dengan strategi lain.

Perubahan Mendadak

Laga pekan ke-16 Liga Premier Inggris sejatinya menjadi momen penting bagi Fulham. Pada pekan tersebut mereka dijadwalkan bertanding melawan Tottenham Hotspur di Tottenham Hotspur Stadium. Laga itu rencananya digelar pada Kamis 7 Januari 2021.

Namun, Federasi Sepak Bola Inggris, FA, tiba-tiba mengumumkan bahwa pertandingan antara Tottenham kontra Fulham tak jadi digelar pada hari itu. Pertandingan tersebut ditunda karena beberapa pemain, staff serta ofisial pertandingan dikonfirmasi terpapar Covid-19.

Nahasnya, pengumuman tersebut baru diterima oleh kedua kubu sekitar 2 jam sebelum jadwal pertandingan. Padahal, baik Tottenham maupun Fulham telah siap turun ke lapangan dengan skuad yang mereka bawa.

Penundaan tersebut lantas membuat Scott Parker merasa kecewa. Tak hanya itu, di kubu Tottenham, Jose Mourinho juga menyayangkan penundaan pertandingan tersebut.

Rencana Berantakan

Beberapa hari setelah itu, FA kemudian mengumumkan bahwa laga tunda antara Tottenham melawan Fulham akan berlangsung pada tengah pekan ini. Duel tersebut dipastikan akan berlangsung pada Kamis 14 Januari 2020.

Parker mengaku mendapat informasi tersebut dari FA pada Senin 11 Januari 2020 tepat pukul 09.30 waktu setempat. Hal tersebut semakin membuat Parker marah. Menurutnya, FA dinilai tidak profesional karena menunda dan memilih jadwal pertandingan secara sepihak tanpa ada perundingan sebelumnya.

Bagi Parker, pengumuman laga tunda tersebut tentu sangat merugikan timnya. Pasalnya, pada Sabtu akhir pekan lalu, Fulham baru saja menjalani pertandingan di ajang FA Cup kontra QPR.

Andai saja Parker tahu bahwa Kamis nanti timnya akan bertanding, ia pasti akan melakukan rotasi pemain pada laga melawan QPR. Kabar yang sangat mendadak tersebut d dianggap mengacaukan strategi Parker. Ia pun terpaksa mengubah rencana dan strategi secara keseluruhan untuk mempersiapkan tim jelang menghadapi Tottenham.

Parker menilai bahwa kejadian ini terasa sedikit janggal dan berbau skandal. Menurutnya keputusan dari FA lebih menguntungkan Tottenham dan merugikan Fulham.

Sebab, Tottenham memang memiliki jadwal tanding pada tengah pekan ini sehingga mereka tak kaget ketika mendengar pengumuman mendadak dari FA. Terlebih lagi, laga Tottenham melawan Aston Villa yang seharusnya berlangsung pada Rabu kemarin juga ditunda karena Covid-19.

Di sisi lain, Fulham merasa keteteran karena harus menjalani laga tunda yang mendadak pada tengah pekan ini. Padahal, seharusnya mereka beristirahat penuh di hari tersebut dan baru akan bertanding lagi pada akhir pekan nanti.

Terlalu Berlebihan

Di kubu seberang, Mourinho memberikan tanggapannya terkait keluhan Parker tentang pengumuman yang mendadak. Pelatih asal Portugal itu menyebut bahwa reaksi Parker tersebut terlalu berlebihan.

Menurut Mourinho, masih ada cukup waktu bagi Parker dan timnya untuk mempersiapkan diri sebelum hari pertandingan. Tak ada perbedaan yang mencolok antara persiapan Tottenham dan Fulham.

Mourinho juga mengkritik respon Parker yang menyebut adanya skandal terkait pertandingan ini. Menurut mantan Pelatih Chelsea tersebut, Parker harusnya menerima kenyataan seperti halnya Mourinho menerima kabar penundaan 2 jam sebelum pertandingan.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!