Setelah 1000 Menit Lebih, Lionel Messi Kembali Cetak Gol Open Play

0 61

Berita Sepakbola – Setelah desas-desus kepergian dirinya dari Barcelona di awal musim ini, Lionel Messi disebut tengah mengalami penurunan performa. Cukup lama ia tak bisa mencetak gol lagi dari situasi open play. Tetapi, pada akhirnya catatan tersebut pecah setelah penantian lebih dari 1000 menit bermain.

Buah Penantian Panjang

Sejak awal musim 2020/2021 ini, Lionel Messi, sepertinya masih belum unjuk gigi, dengan keringnya catatan gol dari situasi open play. Messi, sejauh ini memang telah bukukan enam gol di semua kompetisi. Tapi, sebelum laga melawan Real Betis beberapa waktu lalu, kapten Barcelona ini hanya sanggup ceploskan bola dari sepakan dua belas pas.

Dalam pertandingan Barcelona vs Real Betis, Sabtu (7/11) kemarin, pemain berjuluk La Pulga membuka catatan golnya lewat eksekusi penalti lagi. Tetapi, pada menit ke-82, puasa gol open play miliknya selama ini berhasil pecah. Seusai lolos dari jeratan offside, Messi lesatkan sepakan ke gawang Betis untuk memperdaya Claudio Bravo.

Ini bukan kali pertama bagi Messi catatkan namanya di papan skor di musim ini, tetapi ini menjadi kali pertamanya ciptakan gol dari situasi open play. Dalam empat kesempatan sebelumnya, Messi pernah cetak gol dari titik penalti. Masing-masing melawan Villarreal, Ferencváros dan Juventus, serta Dynamo Kiev.

Statistik mencatat bahwa gol yang dicetak Messi ke gawang Real Betis lewat skema open play merupakan penantian panjangnya selama 1027 menit bermain. Mengesampingkan soal penalti, Messi diketahui telah catatkan 45 percobaan untuk mencetak gol. Artinya, di setiap laga, termasuk bersama Argentina, La Pulga telah lepaskan rata-rata 4,6 percobaan.

Alasan Messi Kesulitan Cetak Gol Open Play

Beberapa kali, Messi juga tak mencetak gol karena kurang beruntung, serta karena ketangguhan penjaga gawang lawan yang ia hadapi. Seperti di laga melawan Alavés, Minggu (1/11) lalu, di mana ia catatkan sepuluh tembakan. Selain karena kurang beruntung, Messi gagal mencetak gol dari situasi open play, karena ketangguhan kiper Fernando Pacheco.

Ketika melawan Real Madrid, tangguhnya Thibaut Courtois juga menjadi salah satu faktor mengapa Messi masih belum mampu lesatkan gol dari situasi open play. Dalam laga kontra Dynamo Kiev di Liga Champions, Messi hampir mencetak gol. Namun, sigapnya kiper 18 tahun, Ruslan Neshcheret masih sanggup gagalkan dua percobaan krusial sang bintang.

Dukungan Ronald Koeman

Saat dimana Messi mencetak gol dari situasi open play memang terlihat biasa, tetapi di laga kontra Betis, itu menjadi situasi yang istimewa. Pasalnya, dalam pertandingan tersebut Messi tak berada dalam kondisi bugar sepenuhnya. Seperti dikonfirmasi Ronald Koeman, Messi tak diturunkan sejak awal di laga itu, karena ia mengalami sedikit masalah di bagian ankle.

“Kami telah berbicara dengan Leo yang menyelesaikan laga melawan Dynamo (Kiev) dengan kondisi tidak nyaman, dan dia tak cukup bugar untuk jadi starter.” Kata Koeman, setelah laga melawan Real Betis. “Kami membutuhkannya, jadi dia tetap ada di bench. Jika, secara fisik dia baik-baik saja, dia akan bermain sejak menit-menit awal.”

Messi sempat mendapat kritik atas performanya yang disebut banyak pihak tengah menurun. Tapi, Ronald Koeman mengatakan bahwa sosok Messi masih tetap menjadi pemain hebat yang menentukan kemenangan. Koeman juga mengatakan bahwa ia tak punya masalah apapun selama menangani Messi sebagai pemain.

“Dia (Messi) adalah pemain yang hebat. Dalam dirinya, masih ada banyak kualitas yang bisa ia tawarkan. Saya tahu, dia belakangan ini telah mencetak gol melalui penalti dan dia selalu membuat sebuah perbedaan. Dia masih menjadi penentu. Kami masih ingin menempatkannya di posisi yang bisa menyakiti lawan.”

Comments
Loading...
error: Content is protected !!