Soal Akuran Pergantian EPL, Nevile Tak Sepakat Dengan Klopp Dan Guardiola

0 35

Berita Sepakbola – Kompetisi Liga Primer Inggris, kembali menjadi kompetisi berbeda, setelah mereka memilih tak menerapkan kebijakan pergantian maksimal lima pemain untuk setiap tim di sebuah laga. Keputusan ini ditentang oleh Jürgen Klopp dan Pep Guardiola. Tapi, mantan pemain Manchester United, Gary Neville nampaknya tak sepakat dengan pendapat keduanya.

Penolakan Klopp dan Guardiola

Sebagai kompetisi yang disebut sebagai kompetisi paling kompetitif, paling keras, dan mungkin paling digemari, Premier League selalu ingin tampil beda. Dalam hal aturan jumlah pergantian pemain maksimal juga demikian. Liga-liga lain telah memperkenankan maksimal lima pergantian, sementara Premier League masih mempertahankan aturan lama.

Ketika liga-liga lain memakai aturan maksimal pergantian lima pemain, EPL masih menerapkan aturan maksimal tiga pemain. Dan hal ini, rupanya memancing kritik keras dari dua manajer top, Jürgen Klopp dan Pep Guardiola. Manajer Liverpool dan Manchester City ini kompak tak sepakat dengan aturan dari Premier League ini.

Pelatih Liverpool menilai bahwa adanya aturan pergantian lima pemain merupakan suatu kebutuhan, bukan keuntungan bagi klubnya. Ia menyebut bahwa negara-negara lain sudah menerapkan ini, sementara Inggris masih menganut aturan yang lama. Klopp juga berkata bahwa ini semua masih harus didiskusikan lagi.

“Menurut pemahaman saya, kompetisi ini kekurangan kepemimpinan. Ini satu-satunya liga di mana anda hanya punya tiga pergantian. Mengejutkan. FA harus terlibat. Jika kita terus melanjutkan ini, saya harap kita dapat bermain di Euro, musim panas nanti. Saat itu terjadi, mari kita lihat, siapa yang akan ambil bagian di sana.”

Sementara itu, Guardiola menuturkan, “Seluruh dunia telah menerapkan pergantian lima pemain. Tapi, di sini, kita percaya bahwa kita adalah orang-orang yang lebih istimewa. Kita tak melindungi pemain, dan karena itu, ini semua menjadi bencana. Jika orang-orang sepakat, saya akan menuntut, kita harus kembali ke aturan lima pergantian pemain.”

Neville : EPL Akan Lebih Kompetitif

Akan tetapi, mantan pemain Manchester United yang kini beralih profesi sebagai pundit, Gary Neville, justru punya pandangan lain. Ia tak setuju dengan apa yang dikatakan Klopp dan Guardiola. Neville menyebut bahwa aturan pergantian tiga pemain harus tetap dipertahankan agar kompetisi Premier League tetap menjanjikan laga yang menarik.

Neville mengatakan bahwa kondisi liga di musim 2020/2021 ini adalah kondisi yang aneh, dimana City dan Liverpool kesulitan. Sementara itu, klub-klub seperti Leicester City dan Tottenham Hotspur berhasil mengisi papan atas klasemen. Tapi, menurut Neville, itu mungkin adalah sesuatu yang diimpikan semua orang dalam dua atau tiga tahun terakhir.

Mantan pemain Manchester United itu menilai bahwa semua orang menginginkan masa-masa seperti ketika Leicester City menjuarai kasta tertinggi. Orang-orang ingin liga yang kompetitif. Di awal musim, banyak orang berpikir bahwa musim ini akan jadi milik City atau Liverpool. Tapi sekarang, dua raksasa tersebut malah tengah kesulitan.

Baginya, semua yang terjadi di liga saat ini telah membuat kompetisi ini menjadi lebih kompetitif, dan membuat kompetisi ini lebih baik untuk ditonton. Ia berpendapat bahwa orang ingin melihat tim papan atas, kalah dari tim papan bawah. Mungkin, klub-klub seperti City dan Liverpool tak ingin ini terjadi, tapi banyak orang masih ingin ini terjadi.

Beberapa tahun lalu, orang-orang mungkin akan berpikir bahwa tak akan ada yang bisa mengalahkan Manchester City asuhan Pep Guardiola. Semua yang dilakukan untuk melawan City nya Guardiola dinilai buang-buang waktu. Tapi sekarang, ada kesempatan untuk tim lain, dan menurut Neville, semua itu membuat musim ini menjadi lebih hidup.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!