Sudah Kalah Dua Kali, Djanur Evaluasi Tim dan Lakukan Perbaikan Strategi

0 10

Tiketprediksi.net – Lagi-lagi pil pahit harus terpaksa ditelan oleh klub Barito Putera. Dua kekalahan harus diterima oleh klub besutan Djadjang Nurjaman ini. Setelah mengalami kekalahan melawan Persib Bandung di laga perdananya dengan skor 0-1, kini Barito Putera keok kembali saat laga keduanya melawan Bali United. Dalam laga itu Barito Putera kalah 1-2.

Dalam pertandingan melawan Bali United, Barito Putera sempat mencetak gol dalam menit ke-16 melalui Aleksandar Rakic. Akan tetapi, Bali United mampu mengimbangi itu dan mengejar ketertinggalan melalui gol yang dicetak oleh Rizky Pellu dan Ilija Spasojevic pada menit ke-28 dan menit ke-42.

Djanur Berikan Evaluasi Performa Tim

Lantaran kekalahan yang dialami oleh anak asuhannya, Djanur pun kemudian memberikan evaluasi terhadap seluruh performa skuat Barito Putera. Dirinya menjelaskan bahwa kekalahan demi kekalahan yang dialami ini disebabkan oleh kurangnya fokus dan konsentrasi dari lini belakang.

Dalam jalannya pertandingan, Barito Putera sebenarnya sempat unggul dari tim lawan. Namun, kemudian menjadi hilang fokus dan mengakibatkan dua gol balasan dari Bali United bersarang. Dirinya menginginkan kekurangan ini haruslah diperbaiki oleh pemain pada pertandingan berikutnya.

Pada laga keduanya melawan Bali United itu, Barito Putera tidak diperkuat oleh bek andalannya, yakni Cassio de Jesus. Menurut Djanur, dirinya merasa bahwa ketidakhadiran dari pemain andalannya di lini belakang itu sangat berdampak pada performa tim. Memang jika diperhatikan lemahnya konsentrasi dari lini belakang menjadi sorotan.

Banyak pula beberapa kesalahan yang sebenarnya tidak perlu terjadi yang akhirnya menimbulkan kesempatan bagi lawan untuk mencetak gol di gawang Barito Putera. Sebagai juru taktik, Djanur pun memasukkan kelemahan itu ke dalam catatan merah yang harus ia perbaiki untuk timnya.

Djanur mengaku bahwa mungkin kesalahan ini terlepas dari tidak mainnya bek asal Brazil andalannya itu. Selain itu yang harus diperbaiki adalah bagian koordinasi dan komunikasi antar 4 pemain belakang yang berada di kotak penalti. Lini tengah dan belakang pun tak lepas dari pengamatan Djanur.

Dirinya mengatakan bahwa tidak hanya lini belakang saja, tetapi koordinasi semua lini harus diperbaiki. Perbaikan komunikasi harus dilakukan secara vertikal antar lini. Selain itu juga perbaikan koordinasi horizontal dari satu pemain dengan yang lain dalam satu lini.

Djanur mengaku tidak ingin menyalahkan gelandang karena kurang memberikan suplai bola. Lantaran dirinya juga berpikir bahwa pergerakan dari pemain striker juga dirasa perlu diperbaiki untuk kedepannya. Untuk itulah dirinya mencoba untuk mencari pengganti pemain baru. Ternyata memang hasilnya cukup ada perubahan pada performa tim. Dengan demikian sepertinya tidak menutup kemungkinan akan ada rotasi pemain kedepannya.

Performa di Barito Putera Harus Bagus

Barito Putera memang dikenal sebagai lumbung pemain timnas Indonesia lantaran banyak pemainnya yang sekaligus membela skuat Garuda. Dari lini depan terdapat Kahar Muzakkar yang sempat membela timnas U-20 All Star.

Dari lini tengah ada M. Rafi Syarahil yang kerap dipanggil untuk memperkuat timnas. Kelompok usia muda dan lini pertahanan pun terdapat pemain yang sempat memperkuat timnas.

Melihat kekalahan beruntun yang dihadapi oleh Barito Putera, Mundari Karya, sang manajer pun akhirnya buka suara. https://www.csslight.com/profile/wahana88slot Menurut Mundari dua pertandingan perdananya itu akan menjadi cambukan bagi skuat Laskar Antasari agar mereka bisa termotivasi untuk berusaha meraih kemenangan. Mundari mengatakan bahwa bukan masalah jika Barito Putera dihuni banyak pemain yang masuk timnas.

Namun, para pemain yang membangun Barito Putera sendiri juga harus bermain dengan bagus. Dengan demikian, pada pertandingan-pertandingan berikutnya, Laskar Antasari harus lebih berusaha lagi untuk memenangkan pertandingan supaya bisa memenuhi target yang diinginkan. Di laga ketiganya Barito Putera akan bertemu dengan klub Borneo FC. Bisakah Laskar Antasari bangkit?

Comments
Loading...
error: Content is protected !!