Tak Ada Yang Dikorbankan, Liverpool Akan Pantenkan Formasi 4 Striker

0 34

Berita Sepakbola – Musim ini Liverpool mampu tampil cemerlang di Premier League. Berstatus sebagai juara bertahan, mereka berhasil bertahan di papan atas klasemen selama beberapa pekan terakhir. Keberhasilan klub berjuluk The Reds tersebut tak lepas dari kontribusi para penyerang mereka.

Sedikit berbeda dengan musim-musim sebelumnya, Liverpool kini tak hanya bertumpu pada tiga penyerang, melainkan 4 penyerang. Dengan ini, lini depan mereka akan semakin terlihat menakutkan.

Kehadiran Jota

Jurgen Klopp tak banyak melakukan perubahan terhadap skuadnya musim ini. Ia hanya menambah beberapa amunisi baru yang dibelinya pada bursa transfer musim panas kemarin.

Salah satu pemain yang ia datangkan pada musim panas tersebut adalah Diogo Jota. Pada awalnya, Klopp memproyeksikan Jota sebagai pelapis Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah. Namun, tak disangka striker asal Portugal tersebut tampil moncer sehingga mendapat tempat di tim inti.

Kehadiran Jota sempat membuat Klopp bingung karena harus mengorbankan satu pemain di antara trio penyerang andalannya selama ini. Alhasil, dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Klopp memasang Jota dan mengistirahatkan Firmino.

Hal tersebut sempat menimbulkan isu bahwa posisi Firmino akan tergantikan oleh Jota sebagai striker utama. Namun, Klopp menyangkal kabar tersebut dan memastikan bahwa tidak ada yang akan dikorbankan dan terpinggirkan untuk saat ini.

Terbukti Efektif

Pernyataan Klopp tersebut terbukti pada laga Liverpool kontra Manchester City, Sabtu (8/11) lalu. Dalam laga tersebut, Klopp menurunkan formasi 4-2-3-1 yang tak biasa dipakainya. Klopp menempatkan Jota, Firmino dan Mane sejajar tepat di belakang Salah yang berdiri di ujung tombak.

Taktik ini terbukti efektif. Liverpool berhasil menyulitkan barisan pertahanan The Citizens walaupun mereka tidak begitu dominan di lini tengah. The Reds berhasil melepaskan 10 tembakan, di mana 3 di antaranya mengarah tepat ke gawang. Jumlah tersebut lebih banyak daripada City yang hanya bisa melepaskan 7 tembakan dan 2 tepat sasaran.

Dalam laga tersebut, Liverpool berhasil pulang dengan membawa 1 poin setelah bermain imbang 1-1 hingga menit akhir. Gol Liverpool dicetak oleh Mohamed Salah, sementara satu gol City datang melalui kaki Gabriel Jesus.

Usai laga, manajer City, Pep Guardiola mengaku kewalahan menghadapi 4 striker Liverpool. Ia mengatakan bahwa para penyerang tersebut mampu bergerak cepat di antara para pemain belakang City. Pep merasa beruntung karena hanya kebobolan satu gol di pertandingan tersebut.

Selain itu, Klopp mengaku senang dengan performa keempat penyerangnya dalam menyulitkan barisan pertahanan City. Ia menilai para pemainnya mampu bermain dengan baik sesuai dengan arahannya.

Klopp yakin bisa mengaplikasikan 4 striker sekaligus dalam beberapa pertandingan berikutnya. Ini akan menjadi keuntungan bagi Liverpool karena lawan mereka akan kesulitan untuk membaca permainannya yang sedikit berbeda dengan sebelumnya.

Punya Banyak Pilihan

Laga melawan City bukan kali pertama Klopp menurunkan 4 penyerang sekaligus dalam sebuah pertandingan. sebelumnya, The Reds juga sempat memainkan 4 penyerang saat menumbangkan Sheffield United 2-1 di pekan ke-6 Premier League. Dalam laga tersebut, Jota, Firmino, Mane dan Salah juga mampu tampil apik.

Meski terbukti memberikan efek positif terhadap permainan timnya, Klopp tak ingin format 4 penyerang ini menjadi formasi permanen. Ia akan melakukan rotasi jika suatu saat diperlukan.

Rotasi di lini depan mungkin tidak akan menjadi masalah yang berarti bagi Klopp. Sebab, para penyerang Liverpool dapat beroperasi pada lebih dari satu posisi.

Jota yang merupakan winger kiri dapat bermain apik di sisi kanan atau penyerang tengah. Mane dan Salah bisa ditempatkan di sayap kiri maupun kanan. Sedangkan Firmino bisa diplot sebagai penyerang tengah atau striker bayangan di belakang striker utama.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!