Tak Terpakai, Inter Milan Akan Tawarkan Christian Eriksen ke PSG

0 36

Berita Sepakbola – Nasib Christian Eriksen di klub barunya kian tak jelas. Sejak dibeli dari Tottenham Hotspur pada musim dingin 2020 kemarin, Eriksen lebih banyak menghangatkan bangku cadangan. Terlebih lagi pada musim ini, dimana Inter memiliki segudang gelandang berbakat yang membuat Eriksen semakin terpinggirkan.

Oleh sebab itu, Inter berniat untuk melego pemain berkebangsaan Denmark tersebut. Nerazzurri memiliki beberapa opsi, salah satunya adalah melepas sang pemain ke PSG untuk ditukar dengan gelandang incarannya.

Alat Barter

Dilansir dari media La Gazzetta dello Sport, Jumat (13/11), Inter dikabarkan akan melepas Eriksen dalam waktu dekat. Mereka akan menawarkan pemain 28 tahun tersebut kepada raksasa Perancis, PSG.

Inter akan melepas Eriksen bukan tanpa alasan. Nerazzurri sebenarnya sedang melirik salah satu gelandang Les Parisien yang bersinar musim ini, Leonardo Paredes. Menurut pelatih Inter, Antonio Conte, Paredes dinilai cocok untuk mengisi pos di lini tengah timnya.

Namun, Inter sedikit keberatan dengan harga Paredes yang lumayan tinggi. Untuk itu, mereka mengakalinya dengan menyertakan nama Eriksen dalam proposal transfer sebagai alat barter.

Selain itu, Inter juga membuka pintu bagi siapa saja yang ingin meminjam Eriksen pada bursa transfer musim dingin nanti. Namun, Presiden Inter, Steven Zhang, lebih suka menjual pemain jebolan akademi Ajax tersebut secara permanen.

Menyesal Gabung Inter

Situasi ini tentu tak sesuai dengan harapan Eriksen. Ia rela meninggalkan Spurs yang telah membesarkan namanya selama ini, demi bisa bersinar bersama sang raksasa Italia. Sempat menyandang peran penting pada putaran kedua musim lalu, Eriksen justru terpinggirkan musim ini.

Ia sama sekali tak mendapat tempat di bawah komando Antonio Conte. Mantan pelatih Chelsea itu tampak lebih nyaman memakai Nicolo Barela, Marcelo Brozovic, atau Arturo Vidal.

Akibatnya, hingga giornata ke-7 Serie A musim ini, Eriksen hanya mendapat kesempatan tampil sebanyak 5 kali. Dari seluruh kesempatan tersebut, ia hanya 3 kali turun sebagai starter. Dari seluruh pertandingan itu pula, Eriksen tak mampu mencatatkan gol atau assist sama sekali.

Situasi tersebut sempat membuat Eriksen frustasi. Dalam sebuah sesi wawancara dengan TV2 Sport, Eriksen mengaku menyesal bergabung ke Inter. Ia menyayangkan keputusan Conte yang banyak menyia-nyiakan bakat hebat dalam skuad Inter.

Meski begitu, Eriksen mencoba menerima dan menghormati keputusan sang pelatih. Ia sadar bahwa kualitasnya tak lebih baik jika dibandingkan dengan rekan-rekannya sesama gelandang di Inter.

Namun, dengan situasi semacam itu, Eriksen memiliki peluang terbuka untuk hengkang dari Giuseppe Meazza. Bahkan, keberadaannya saat ini tampak tak diharapkan oleh pelatih maupun manajemen La Beneamata.

Peluang Tampil

Di tengah rumor tentang dirinya yang bakal hengkang, Eriksen justru mendapat angin segar. Ia diprediksi akan tampil sebagai starter dalam sejumlah laga selama beberapa pekan kedepan.

Hal tersebut tak lepas dari kabar tentang Marcelo Brozovic yang baru saja dikonfirmasi terpapar Covid-19. Dengan ini, playmaker asal Kroasia tersebut akan menepi selama kurang lebih 2 pekan demi memulihkan kondisinya.

Eriksen dirasa menjadi sosok yang tepat untuk menambal kekosongan posisi yang ditinggalkan Brozovic. Ia akan bekerjasama dengan Nicolo Barela dan Arturo Vidal dalam menjaga keseimbangan permainan tim di lini tengah.

Ini akan menjadi momentum yang tepat bagi Eriksen untuk menunjukkan tajinya kepada publik. Ia akan berusaha meyakinkan Conte agar selalu mempercayakan posisi gelandang kepadanya. Laga melawan Torino pada giornata ke-8, akhir pekan depan akan menjadi panggung yang tak boleh disia-siakan oleh Eriksen.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!