Timo Werner Diluar Dugaan, Liga Premier Ternyata Lebih Sulit

Sumber : sportslightmedia.com/wp-content/uploads/2020/09/timo-2.jpeg
0 11

Berita Sepakbola – Sejak kedatangannya di Stamford Bridge musim panas tahun ini, Timo Werner langsung menjadi andalan di lini depan Chelsea. Banyak harapan untuk pemain ini, namun dari sejumlah penampilannya terbilang masih cukup mengecewakan.

Catatan Gol Berkurang

Kedatangan Timo Werner musim ini digadang-gadang akan menjadi bintang baru untuk Chelsea. Wajar harapan ini datang kepada sang pemain mengingat Chelsea sudah membayar mahar sebesar 50 juta Euro untuk mendaratkannya dari RB Leipzig pada musim panas kemarin. Namun sejauh ini sang bomber baru bisa menghasilkan empat gol dari 13 penampilannya sejak berseragam The Blues.

Memang jika dilihat dari segi performa permainan, Timo Werner tidak terlalu buruk karena dalam beberapa kesempatan, sang pemain mampu tampil impresif dan menelurkan gol. Namun jika dilihat dari keseluruhan, penampilan pemain asal Jerman ini masih jauh dari ekspektasi. Bahkan banyak yang mulai meragukan kualitas dari pemain Timnas Jerman ini karena golnya mulai surut.

Soal Tekanan

Memang banyak yang berharap Werner menjadi mesin gol Chelsea mengingat mahar transfernya yang cukup tinggi. Namun inilah hal pertama yang dibantah oleh sang pemain. Memang sang pemain mengaku tertekan tetapi bukan soal harga transfernya yang mahal.

Memang sudah menjadi hal yang wajar jika pemain dengan harga selangit pasti diiringi dengan ekspektasi yang juga tinggi. Ketika tidak bisa memenuhi ekspektasi tersebut, akan ada kritik yang membuat sang pemain tertekan.

Seperti yang diungkapkan kepada Sky Sports baru-baru ini, Timo Werner mengaku jika akan ada selalu tekanan untuk pemain baru di sebuah klub. Namun Werner menegaskan semua ini bukan soal harga transfer sang pemain. Tekanan yang saat ini menghampiri sang pemain bukanlah hal yang baru, dan pemain 24 tahun ini yakin bisa melaluinya.

Mungkin ini adalah tekanan dengan level yang lebih tinggi dari yang pernah ditemui Werner selama karirnya. Namun sang pemain yakin dengan sebuah tekanan banyak pesepakbola yang justru mampu naik ke level terbaiknya dengan bermain dibawah tekanan. Rencana inilah yang coba dibangun Timo Werner untuk bisa tampil sangat baik dibawah tekanan.

Mengaku Lebih Sulit

Masih dari sumber yang sama, lebih lanjut sang pemain mencurahkan isi hatinya dan mengakui jika kompetisi Liga Premier Inggris memang lebih sulit dari dugaan sebelumnya. Memang selama ini Werner berkompetisi aktif di Bundesliga sebelum memutuskan melanjutkan karir sepakbolanya ke Inggris.

Menurut Werner, kompetisi di Jerman memang sering menghadirkan duel-duel fisik, namun berbeda dengan Liga Premier Inggris yang levelnya lebih sulit. Kini Werner mengaku jika Liga Premier Inggris sedikit berbeda dan lebih sulit dari liga sebelumnya. Memang sang pemain sempat menduga persaingannya tidak akan sebesar saat ini.

Memang di awal kompetisi Werner belum menemui kesulitan dan cenderung berjalan mulus. Namun setelah beberapa laga berlalu barulah tantangan tersebut muncul dan membuatnya mulai kesulitan. Eks bomber RB Leipzig ini mengaku jika situasi tersulit adalah bermain tiga hari sekali, atau bahkan di akhir pekan menghadapi tim yang sudah istirahat selama sepekan penuh.

Musim ini memang berbeda dari musim-musim sebelumnya. Imbas dari pandemi Covid-19 sempat membuat jadwal musim 2019/2020 lalu berantakan dan terpaksa mundur dari semestinya. Imbasnya musim 2020/2021 kali ini jadwal menjadi lebih padat, dan untuk tim yang masuk kualifikasi Eropa akan menjalankan dua kompetisi sekaligus di awal musim ini.

Ini artinya mereka memiliki kesempatan beristirahat lebih sedikit jika dibandingkan tim-tim yang hanya bermain di liga. Situasi ini juga berimbas kepada penampilan pemain baru di kompetisi baru seperti Timo Werner yang dihadapkan kepada persaingan dan jadwal yang lebih ketat.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!