WADA Minta Maaf Telah Rusak Karir Pemain ini

0 34

Berita Sepakbola – 4 tahun silam menjadi masa kelam bagi bek tengah Liverpool yakni Mamadou Sakho. Bek tengah asal Prancis tersebut harus kehilangan kesempatan untuk membela Liverpool pada final Liga Eropa tahun 2016.

Hal tersebut dikarenakan Mamadou Sakho dianggap menggunakan doping untuk membantu Liverpool lolos ke final. WADA mengklaim bahwa mereka menemukan hasil tes yang mencurigakan terhadap Mamadou Sakho.

Hasil ini membuat center bek asal Prancis tersebut harus keluar dari skuad Liverpool. Padahal, peran Mamadou Sakho begitu vital di lini belakang Liverpool. Bahkan dirinya turut menyumbang satu gol kala Liverpool comeback atas Borussia Dortmund di Anfield.

WADA Meminta Maaf Kepada Mamadou Sakho

Peristiwa yang terjadi 4 tahun silam membuat karir Mamadou Sakho di Liverpool menemui kebuntuan. Dimana sang pemain bahkan tidak pernah lagi dipasang oleh Jurgen Klopp di lini belakang.

Bahkan Mamadou Sakho sampai dilepas oleh Liverpool ke Crystal Palace. Padahal diketahui sebelumnya bek tengah asal Prancis tersebut merupakan andalan dari Jurgen Klopp di lini belakang pada saat itu.

WADA secara langsung menyatakan permohonan maafnya kepada bek tengah asal Prancis tersebut dikarenakan mereka telah merusak karir sang pemain. Padahal jika kala itu WADA tidak keliru, bisa saja Liverpool menjuarai Liga Eropa.

Akan tetapi hal tersebut tidak terjadi dikarenakan bek tengah Liverpool kala itu yang tampil kurang maksimal.  Kolo Toure yang dipercaya sebagai bek tengah di partai final nampaknya tidak mampu tampil gemilang.

Tentunya hal tersebut pada akhirnya membuat Liverpool menelan kekalahan atas Sevilla dengan skor 1-3. Alhasil Sevilla mampu meraih gelar juara Liga Eropa ketiga kalinya secara beruntun.  Tim asuhan Unai Emery mampu tampil gemilang di partai final.

Pasca pertandingan final, WADA sendiri pada akhirnya menyatakan kekeliruannya kepada Mamadou Sakho. Sang pemain ternyata hanya menggunakan obat pembakar lemak dan bukan menggunakan doping.

Mamadou Sakho Pernah Memiliki Peran Penting Di Liverpool

Bermain di klub sebesar Liverpool merupakan kebanggaan tersendiri bagi seorang pesepakbola. Filosofi serta kultur budaya yang ada di kota Liverpool menjadikan mereka salah satu klub yang cukup dikagumi.

Hal tersebut sempat menjadi cerita dalam perjalanan hidup Mamadou Sakho. Bek tengah asal Prancis tersebut pernah menjadi pemain andalan bagi Liverpool di lini belakang kala itu. Dimana Jurgen Klopp pernah mengagumi dirinya di lini belakang.

Mamadou Sakho sempat menjadi tembok yang tak tergantikan di lini belakang Liverpool. Sebelum dirinya mendapatkan surat peringatan dalam menggunakan doping oleh WADA, Ia sempat menjadi bek tengah utama Liverpool.

Namun apa yang dilakukan WADA nampaknya menjadi bencana bagi Mamadou Sakho. Dirinya langsung dicoret dari skuat inti Liverpool dan bahkan tidak dimainkan selama satu musim penuh.

Sang pemain pada akhirnya dilepas ke Crystal Palace dengan nilai transfer sebesar 28 juta euro. Nilai transfer tersebut merupakan salah satu yang terbesar yang pernah dikeluarkan oleh Crystal Palace untuk mendatangkan pemain.

Setelah Mamadou Sakho Pergi Liverpool Datangkan Van Dijk

Kepergian Mamadou Sakho ke Crystal Palace nampaknya tidak disesalkan oleh para pendukung Liverpool kala itu. Bagaimana tidak, pemain asal Prancis ini langsung memiliki pengganti yang sangat luar biasa bernama Virgil Van Dijk.

Bek tengah asal Belanda tersebut mampu tampil gemilang dan menjadi tembok andalan Liverpool di lini belakang hingga saat ini. Tentunya hal tersebut dilakukan oleh Liverpool dikarenakan mereka krisis bek tengah kala itu.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!