Xavi Jadi Solusi Kebangkitan Barcelona

Sumber : e00-marca.uecdn.es/assets/multimedia/imagenes/2020/03/29/15854716198076.jpg
0 11

Berita Sepakbola – Barcelona saat ini bisa dikatakan sedang dalam kondisi yang mengenaskan. Setelah diterpa masalah finansial yang parah, kini mereka kesulitan untuk bermain apik di setiap pertandingan. Alhasil, Blaugrana kini tertahan di papan tengah klasemen La Liga. Dengan sisa kekuatan yang ada, Barcelona mencoba bertahan menghadapi berbagai ujian.

Di tengah keterpurukan tersebut, tersirat satu nama yang diyakini mampu mengembalikan Barcelona ke jalur juara. Nama tersebut adalah Xavi Hernandez. Pria berusia 40 tahun tersebut diprediksi akan menjadi sosok penyelamat Barcelona yang saat ini berada di ambang kehancuran.

Tahu Seluk Beluk Barcelona

Dilansir dari Marca, mantan pemain Barcelona di era 2000-an, Javier Saviola, mengatakan bahwa salah satu solusi kebangkitan Barcelona adalah Xavi. Saviola menilai bahwa Xavi bisa kembali ke Barcelona sebagai pelatih suatu saat nanti.
Menurut Saviola, Xavi memiliki segala hal yang bisa membuat nasib Barcelona jauh lebih baik. Salah satunya adalah pengalamannya mengabdi untuk Barcelona. Seperti yang diketahui, Xavi menjadi salah satu icon Barcelona karena telah lebih dari 15 tahun membela klub asal Catalan tersebut.

Ia memulai karirnya di akademi La Masia. Xavi kemudian dipromosikan ke skuad utama dan memulai debut profesionalnya bersama Barcelona pada 1998. Sejak saat itu, Xavi terus berkembang menjadi salah satu kunci kesuksesan Blaugrana di setiap musimnya.

Perjalanan Xavi bersama klub kesayangannya tersebut berakhir pada tahun 2015. Ia memutuskan untuk meninggalkan Camp Nou dan hijrah ke klub lain setelah memberikan sederet trofi untuk Barcelona.

Pengalaman selama bertahun-tahun bersama Barcelona membuat Xavi tahu betul seluk-beluk raksasa Spanyol tersebut. Bahkan, beberapa orang menyebut bahwa DNA Barcelona telah mengalir dalam darah Xavi. Dengan ini, bukan tidak mungkin pria 40 tahun tersebut bisa memberikan solusi terbaik untuk kebangkitan Barcelona.

Pengalaman Melatih

Selain pengalamannya sebagai pemain, Xavi juga memiliki catatan apik sebagai seorang pelatih. Ia tercatat sebagai pelatih kepala di klub Qatar, Al Sadd sejak pertengahan tahun 2019 lalu.

Sebelum ditunjuk sebagai pelatih, Xavi sempat bermain untuk tim raksasa Asia tersebut selama beberapa musim. setelah memutuskan untuk gantung sepatu pada 20 Mei 2019, ia kemudian dipromosikan sebagai pelatih Al Sadd beberapa hari kemudian.

Kiprah Xavi sebagai pelatih bisa dikatakan cukup menawan. Ia berhasil mengantarkan Al Sadd merengkuh berbagai trofi bergengsi seperti Qatar Super Cup, Qatar Cup, dan Qatar Stars Cup. Padahal, ia baru semusim ditunjuk sebagai pelatih.

Berkat prestasi cemerlang tersebut, Xavi sempat dirayu manajemen Barcelona untuk pulang ke kampung halamannya. Ia diproyeksikan sebagai pengganti Ernesto Valverde yang kala itu masih menjabat sebagai pelatih Barcelona. Namun, Xavi menolak tawaran tersebut dan memilih untuk memperpanjang kontraknya di Al Sadd.
Solusi Terbaik?

Saviola menilai bahwa Xavi telah siap untuk mengambil alih posisi Ronald Koeman sebagai pelatih Barcelona. Ia diharapkan kembali pulang ke Barcelona di tengah krisis finansial dan mental yang dialami klub lamanya tersebut.
Sejauh ini Barcelona masih kesulitan untuk menemukan pola permainan terbaiknya. Mereka seringkali gagal tampil apik sehingga kehilangan banyak poin.

Di La Liga, Barcelona masih tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan koleksi 17 poin dari 11 pertandingan. Jumlah poin tersebut terpaut 9 angka dengan Real Sociedad yang berada di puncak klasemen.
Sementara itu di ajang Liga Champions, Blaugrana berhasil melaju ke babak 16 besar setelah finish sebagai runner-up Grup G. Namun, di babak 16 besar mereka harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan PSG yang akan menjadi lawan tandingnya.

Comments
Loading...
error: Content is protected !!